Kota BesarPolitik

Perkuat Sinergi, Pimpinan DPRD Surabaya Sowan ke PD Muhammadiyah

×

Perkuat Sinergi, Pimpinan DPRD Surabaya Sowan ke PD Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Langkah taktis dalam menyerap aspirasi warga terus digencarkan oleh jajaran legislatif Kota Pahlawan. Pada Rabu, 20 Mei 2026, pimpinan DPRD Surabaya menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya di Jalan Wuni, Kecamatan Genteng.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi sekaligus membedah berbagai persoalan kota lewat kacamata organisasi kemasyarakatan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Rombongan wakil rakyat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri dengan didampingi dua Wakil Ketua DPRD, Bahtiyar Rifa’i dan Laila Mufidah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua PDM Surabaya HM Ridlwan bersama jajaran pengurus Muhammadiyah Surabaya.

Dialog yang berlangsung hangat tersebut mengupas sejumlah isu strategis. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kelanjutan proses perizinan rumah sakit milik Muhammadiyah yang saat ini masih berjalan.

Tidak hanya itu, diskusi juga berkembang dinamis menyentuh berbagai problematika sosial yang tengah dihadapi warga Surabaya.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka antara soko guru pemerintahan dan elemen masyarakat adalah kunci utama untuk melahirkan kota yang inklusif serta responsif.

“Kalau Surabaya ingin menjadi kota yang inklusif, maka semua pihak harus saling mendengarkan dan memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Syaifuddin juga memberikan catatan kritis terkait menjamurnya kafe dan pemanfaatan ruang publik di Surabaya.

Ia mendesak adanya pengawasan yang lebih ketat, mulai dari jam operasional, batasan usia pengunjung, hingga kontrol terhadap fasilitas Wi-Fi gratis agar tidak disalahgunakan untuk hal-hal negatif.

Bagi legislatif, fasilitas publik seharusnya menjadi inkubator kreativitas yang positif dan edukatif bagi generasi muda.

“Perlu ada pengaturan dan proteksi agar fasilitas yang tersedia benar-benar digunakan untuk hal yang bermanfaat,” katanya.

Baca Juga  Teror Pocong AI Guncang Surabaya, DPRD Ingatkan Bahaya Literasi Digital yang Rendah

Syaifuddin menyadari bahwa beban pembangunan kota metropolitan sekelas Surabaya tidak bisa hanya dipikul oleh pundak pemerintah kota sendirian.

Di sinilah peran ormas dinilai sangat krusial sebagai jembatan yang menyambungkan suara akar rumput dengan pembuat kebijakan.

“Ormas memiliki kontribusi besar dalam pembangunan kota dan bangsa. Aspirasi masyarakat harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang nyata,” tegasnya.

Agenda turun ke bawah (turba) ini dipastikan tidak berhenti di sini. Ke depan, DPRD Surabaya berkomitmen untuk terus melanjutkan safari silaturahmi ke berbagai elemen masyarakat dan institusi lainnya demi menjaring masukan yang lebih komprehensif.

Merespons kunjungan tersebut, Ketua PDM Surabaya, HM Ridlwan, menyampaikan apresiasinya. Ia menaruh harapan besar agar DPRD Surabaya konsisten memberikan dukungan penuh bagi ormas yang bergerak di garda depan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

Ridlwan menilai, keberpihakan regulasi dari produk hukum yang dihasilkan legislatif akan menjadi stimulus besar bagi organisasi seperti Muhammadiyah maupun NU dalam mengakselerasi pembangunan daerah.

“Dengan regulasi yang tepat, peran ormas akan semakin maksimal dalam membantu pembangunan Kota Surabaya,” pungkasnya. (bin)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *