Bogor, Jatim Mandiri
Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian remaja berinisial ARK yang diduga diserang suporter usai laga Garudayaksa FC melawan Persib Bandung, Minggu malam (25/10). Erick meminta penyelidikan penyebab kematian dan motif kejadian di Kabupaten Bogor itu.
Erick mengaku telah menghubungi kepolisian setempat untuk meminta kejelasan penanganan perkara. “Saya bilang, ‘Pak, tolong tindak lanjuti pasti seperti apa. Apakah ini kriminal murni, atau tentu persaingan, ya, karena ketidaksukaan atas suporter?’ Nanti kita lihat hasil keputusan pihak Polri,” kata Erick, seperti dikutip tvonenews.com Selasa, (27/10).
ARK ditemukan di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja. Korban diduga meninggal setelah menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari. Polisi telah mengumumkan penangkapan lima orang terkait dugaan penyerangan korban.
Erick menegaskan keselamatan suporter harus menjadi prioritas, baik saat menonton pertandingan maupun dalam perjalanan pulang. “Ya, itu yang saya bilang bahwa yang namanya suporter itu harus pulang ke rumah dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mendorong sanksi tegas terhadap kerusuhan serius, termasuk kemungkinan pengurangan poin klub jika terjadi tragedi seperti Kanjuruhan. “Sampai kapan, ya, negara kita harus terpecah seperti ini, padahal bola kemarin ketika kita juara FIFA Asia, kita menyatukan seluruh bangsa kita,” katanya. Dalam laga pekan ketujuh Super League 2026/2027 itu, Persib menang 2-1 atas Garudayaksa FC. (*/ibn)












