Ekonomi

Perumnas dan Paramount Jajaki Pengembangan Hunian di Tiga Lokasi

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Perumnas dan Paramount Jajaki Pengembangan Hunian di Tiga Lokasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri – Perum Perumnas menggandeng PT Paramount Enterprise International untuk menjajaki pengembangan kawasan hunian tapak di lahan strategis milik Perumnas. Kolaborasi ini resmi dimulai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman. Penjajakan mencakup sejumlah proyek Perumnas di Maros, Parayasa, dan Maja.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, kolaborasi dengan berbagai mitra merupakan bagian dari strategi perusahaan. Kemitraan tersebut diarahkan untuk mempercepat optimalisasi aset serta mengembangkan hunian yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Perumnas memiliki portofolio lahan strategis di berbagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Melalui kolaborasi dengan mitra yang memiliki kompetensi, pengalaman, jaringan, serta kapasitas investasi, kami ingin memastikan potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Imelda dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Perumnas terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Perusahaan menjalankan upaya tersebut melalui pengembangan kawasan dan penyediaan hunian yang layak serta terjangkau. Optimalisasi aset dan penguatan kerja sama dengan mitra strategis juga menjadi bagian dari langkah tersebut.

Peran Perumnas dalam agenda penyediaan perumahan nasional diperkuat dengan penetapan 14 lokasi proyek perusahaan sebagai Proyek Strategis Nasional. Penetapan itu dilakukan melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah dengan luas lahan keseluruhan 1.700 hektare.

Lahan tersebut memiliki potensi pengembangan sekitar 127 ribu unit hunian. Rencana pengembangan di lokasi PSN mencakup beberapa jenis, yakni kawasan perumahan skala besar, hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD), hunian vertikal perkotaan, serta revitalisasi kawasan hunian.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Imelda sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas dan Presiden Direktur PT Paramount Enterprise International. Nama Presiden Direktur tidak disebutkan dalam keterangan. Melalui kesepakatan awal itu, kedua pihak akan menjajaki kerja sama pengembangan hunian tapak, termasuk kemungkinan skema Kerja Sama Operasional (KSO).

Baca Juga  Fasilitasi Perjumpaan Bisnis Jaga Asa Petani Teh Kemuning Karanganyar

Penjajakan diarahkan pada proyek strategis Perumnas di Maros, Parayasa, dan Maja. Kerja sama tersebut ditargetkan menghasilkan lebih dari 14.000 unit hunian di lahan seluas lebih dari 200 hektare yang tersebar di tiga lokasi. Kolaborasi juga diharapkan membuka peluang investasi dari mitra strategis untuk mendukung pengembangan kawasan secara optimal dan berkelanjutan.

Perumnas menyebut pengembangan kawasan pada lahan strategis perkotaan sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Pemanfaatan infrastruktur dan konektivitas yang telah tersedia di sekitar lahan dapat mendukung penyediaan hunian serta membuka peluang terciptanya kawasan lebih produktif. Pengembangan aset diharapkan memperkuat kapasitas penyediaan hunian rakyat, dengan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah tetap menjadi bagian penting setiap pengembangan kawasan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

80 Saham HSC Bakal Dikeluarkan dari Indeks Jakarta, Jatim Mandiri Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak gentar menghadapi rencana Morgan…