Karanganyar, Jatim Mandiri – Kabut tipis masih menggantung di lereng Gunung Lawu ketika pucuk-pucuk teh di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dipetik satu per satu untuk dibawa menuju rumah produksi. Di tempat itu, Eko Wuryanto membangun usaha teh yang kini tidak hanya menghasilkan minuman, tetapi juga membuka ruang penghidupan bagi petani di sekitarnya. Eko merintis usaha teh pada tahun 2012 setelah meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan perusahaan. “Waktu pertama buka, keuntungan satu bulan hanya sekitar Rp300 ribu, kira-kira setara dengan gaji saya selama tiga hari ketika masih bekerja di perusahaan,” kata Eko Wuryanto, mengenang awal perjalanannya.
Usaha teh lokal bernama Teh Gambyong tersebut kini melibatkan 26 petani dari lahan sekitar lima hektare dengan kapasitas mengolah sekitar 5-6 ton teh per bulan. Eko membeli pucuk teh segar dari petani setempat dengan harga minimal Rp5.000 per kilogram. “Harapan saya bagaimana petani ikut merasakan manfaatnya, karena keuntungan bukan hanya untuk saya sendiri, tetapi bagaimana 26 petani ini benar-benar semangat dan berdaya,” ujarnya. Omzet usaha ini meningkat dari kisaran Rp85 juta per bulan pada 2023 menjadi sekitar Rp250-300 juta per bulan pada 2026.
Perkembangan usaha juga didukung oleh Bank Indonesia yang memberikan pendampingan produksi, penguatan peralatan, promosi, dan fasilitasi pertemuan dengan calon pembeli. Melalui keikutsertaan dalam pameran seperti Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 di Surabaya pada 08/10, Teh Gambyong mendapatkan pemesanan mencapai sekitar 3.000 pieces produk setiap hari dengan nilai transaksi sekitar Rp6 juta setelah Eko bertemu pembeli asal Boyolali. “Unik juga, mitra kami dari Boyolali justru bertemu di Surabaya. Dari satu buyer saja, setiap hari kami bisa mendapatkan sekitar Rp6 juta,” kata Eko. Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Jawa Timur Yono Haryono menyatakan bahwa penguatan kelembagaan melalui koperatisasi menjadi salah satu fondasi penting agar pelaku usaha mampu bersinergi dan meningkatkan produktivitas.












