Jatim

Mangkrak 2 Tahun Pascakebakaran, DPRD Desak Revitalisasi Pasar Krian Rp15 Miliar Segera Dilelang

Penulis: Dicky DeaEditor: Alif Bintang
×

Mangkrak 2 Tahun Pascakebakaran, DPRD Desak Revitalisasi Pasar Krian Rp15 Miliar Segera Dilelang

Sebarkan artikel ini
Pasar Krian tampak terbengkalai.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Musibah kebakaran hebat yang meratakan ratusan lapak di Pasar Induk Krian Lama pada Agustus 2024 lalu masih menyisakan nestapa yang berlarut-larut.

Memasuki triwulan akhir 2026, kondisi sisa bangunan pasar legendaris tersebut tampak terbengkalai, sekaligus menjadi pemicu anjloknya denyut perekonomian di wilayah barat Sidoarjo.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Rencana awal pembangunan ulang yang digadang-gadang berjalan cepat justru mandek di tengah jalan.

Akar ketidakpastian ini menghimpit para pedagang. Sebagian besar dari mereka terpaksa bertahan di lapak-lapak darurat luar pasar dengan sarana serba terbatas.

Nasib tak kalah tragis dialami pedagang yang nekat bertahan di sisa bangunan lantai atas.

Mereka harus mengurut dada menghadapi penurunan omzet harian yang sangat drastis akibat sepinya pembeli yang enggan naik ke lantai atas.

Kondisi kritis ini memantik intervensi dari DPRD Sidoarjo.

Para wakil rakyat bergerak mengawal ketat alokasi anggaran daerah sebesar Rp15 miliar agar proyek revitalisasi pasar dapat segera dieksekusi tanpa penundaan lagi.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H Kayan, menegaskan bahwa eksekutif melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo tidak boleh terus mengulur waktu.

Sebab, menyangkut hajat hidup ribuan warga pedagang.

“Persoalan Pasar Krian ini sudah mangkrak terlalu lama sejak musibah kebakaran dua tahun lalu. Kami di legislatif telah menyepakati dan mendorong pagu anggaran revitalisasi senilai Rp 15 miliar agar pasar ini dibangun dengan konsep yang lebih modern, termasuk penyediaan fasilitas eskalator agar pembeli mau naik ke lantai atas. Rekomendasi kami jelas, proyek fisik ini harus masuk prioritas utama APBD dan segera dilelang agar awal tahun depan pengerjaan konstruksinya sudah berjalan di lapangan,” tegas politisi Gerindra ini, Selasa (29/9/2026).

Potret buram di lapangan dirasakan langsung oleh H Mudzakir (52), perwakilan pedagang konveksi lantai atas Pasar Krian.

Baca Juga  Borong 7 Juara Wana Lestari Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Gerakan Kelestarian Hutan Jatim

Ia menumpahkan rasa frustrasinya atas terus merosotnya pendapatan harian akibat penataan pasar darurat yang terkesan mengabaikan nasib pedagang di dalam bangunan.

“Sejak kebakaran itu, kondisi pasar jadi berantakan. Pembeli menumpuk di bawah atau di luar pasar karena akses ke dalam dan ke lantai atas terlalu tinggi dan tidak nyaman. Kadang dalam sehari, tidak ada satu pun pakaian yang laku terjual,” keluhnya.

“Kami para pedagang asli Pasar Krian merasa digantung tanpa kepastian. Harapan kami kepada Pemkab Sidoarjo, tolong secepatnya pasar ini diperbaiki total. Jangan biarkan kami terus merugi dan menanggung beban modal yang kian menipis di bangunan yang rusak ini,” sambung Mudzakir.

Kini, percepatan proyek revitalisasi Pasar Tingkat Krian menjadi ujian krusial bagi komitmen pelayanan publik Pemkab Sidoarjo.

Ketegasan pemerintah daerah sangat dinantikan untuk memulihkan kembali roda perekonomian mikro yang sempat terhenti di wilayah perbatasan tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *