Edu-Life & Sport

Perobekan Bendera dan Pesan Eri untuk Gen Z

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Perobekan Bendera dan Pesan Eri untuk Gen Z

Sebarkan artikel ini
Suasana teatrikal peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato yang kini dikenal Hotel Majapahit menyiratkan perjuangan para pahlawan kala itu.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak generasi Z (Gen Z) meneladani semangat perjuangan Arek-Arek Surabaya dalam peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato, yang kini dikenal sebagai Hotel Majapahit, pada 19 September 1945.

Pesan tersebut disampaikan Eri saat menghadiri refleksi peristiwa perobekan bendera dalam pertunjukan opera kolosal “Merah Putih Bertanya” di Jalan Tunjungan Surabaya, Sabtu.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Jangan hanya mengumandangkan Indonesia Raya pada waktu upacara, tapi selalu kibarkan bendera Merah Putih di dalam hati kita,” kata Eri.

Menurut Eri, peristiwa perobekan bendera menjadi pengingat keberanian dan semangat para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan. Nilai perjuangan tersebut, kata dia, harus terus diteruskan dalam bentuk perjuangan menghadapi berbagai persoalan di Kota Surabaya.

“Selagi masih ada kemiskinan, anak putus sekolah, hingga premanisme, maka perjuangan kita tidak boleh berhenti. Kita harus bisa menjaga kota ini untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Eri menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Surabaya. Karena itu, Pemkot Surabaya melibatkan pelajar SMP dan SMA dalam pertunjukan opera kolosal tersebut.

Pelibatan anak muda, lanjut Eri, bukan sekadar untuk mengisi kegiatan seni dan budaya, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan sejarah perjuangan kepada generasi penerus. Dengan memahami sejarah, mereka diharapkan dapat meneruskan semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Surabaya ini ditentukan oleh Gen Z, apakah Surabaya ini bersatu apakah terpecah, menjadi keluarga atau lawan itu dari kekuatan anak-anak Gen Z,” katanya.

Ia berharap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut membuat mereka semakin memahami bahwa kemajuan Surabaya dan Indonesia berada di tangan generasi penerus.

Eri juga mengutip pesan Presiden Soekarno yang relevan dengan semangat generasi muda dalam meneruskan perjuangan bangsa.

Baca Juga  Neymar Terancam Absen di Laga Perdana Piala Dunia 2026 akibat Cedera Betis

“Seperti kata Bung Karno, ‘warisi apinya, bukan abunya’,” kata Eri.

Menurut dia, semangat perjuangan tidak harus diwujudkan dalam bentuk perjuangan fisik seperti yang dilakukan para pahlawan. Di masa kini, perjuangan dapat dilakukan dengan menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta ikut menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *