Ekbis

BNI Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini di Sekolah Rakyat

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

BNI Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini di Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
BNI Bangun Literasi Keuangan Sejak Dini di Sekolah Rakyat .
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) meluncurkan Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat untuk memperkuat literasi dan edukasi keuangan bagi siswa. Program tersebut dirancang untuk mengenalkan pengelolaan keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan dukungan BNI terhadap Sekolah Rakyat dilakukan melalui empat pilar, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama. Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk implementasi dukungan tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperluas pengalaman belajar di lingkungan sekolah,” ujar Okki dalam keterangannya, Sabtu (26/9).

Menurut Okki, pembelajaran melalui praktik langsung penting untuk membantu siswa membangun kebiasaan baik sejak dini. Selain mengenalkan aktivitas menabung, siswa juga diajak memahami bahwa keputusan sederhana dalam mengelola keuangan dapat berdampak terhadap kehidupan mereka di masa depan.

Program tersebut salah satunya diterapkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan. Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai cara menabung melalui rekening, sekaligus mengenal layanan perbankan secara langsung.

Siswi kelas 2 SMA SRT 3 Sulawesi Selatan, Selfi Nawawi N, mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Ia baru mengetahui bahwa siswa yang belum bekerja tetap dapat memiliki rekening dan mulai menabung.

“Ternyata kita bisa menabung menggunakan buku rekening meskipun belum kerja. Saya ingin mempunyai tabungan yang banyak untuk dipakai kuliah nantinya,” ujar Selfi.

Guru Biologi SMA SRT 3 Sulawesi Selatan Tiyah Wasma Terru mengatakan siswa antusias mengikuti pembelajaran. Mereka tertarik mengenal penggunaan ID card yang dapat dipindai, rekening, serta buku tabungan karena menjadi pengalaman baru.

Menurut Tiyah, metode praktik membuat materi lebih mudah dipahami. Siswa dapat melihat langsung bahwa kebiasaan menabung tidak hanya dilakukan melalui celengan, tetapi juga dapat dilakukan melalui rekening dengan pencatatan nominal yang jelas.

Baca Juga  Festival Kopi Angkat Ekonomi, DPRD Jatim Perkuat UMKM Surabaya

Pendekatan serupa diterapkan dalam pembelajaran lingkungan. Siswa tidak hanya memperoleh teori mengenai pengelolaan limbah, tetapi juga diajak mempraktikkannya secara langsung.

“Ini sangat penting karena siswa bisa melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Mereka bisa melihat bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan nominalnya dapat diketahui,” jelas Tiyah.

Melalui program tersebut, BNI berharap pendidikan di Sekolah Rakyat tidak berhenti pada pembelajaran teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Jakarta, Jatimmandiri.id – Digitalisasi bantuan sosial (bansos) ditargetkan menjangkau sekitar 48 juta keluarga pada awal 2027. Pemerintah berharap sistem baru…

Ekbis

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka layanan terpadu One Desk Stop Service di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, untuk…

Ekbis

Surabaya, Jatimmandiri.id – Perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya mulai diarahkan untuk memperkuat kemampuan mengelola keuangan…