Ekbis

Kemendag Kebut Distribusi Minyakita ke Timur Indonesia

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Kemendag Kebut Distribusi Minyakita ke Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Pemerintah masih menghadapi tantangan dalam memastikan Minyakita tersedia secara merata, terutama di kawasan timur Indonesia dan wilayah kepulauan. Distribusi yang berkelanjutan menjadi perhatian Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar minyak goreng rakyat tidak hanya mudah ditemukan di daerah dengan akses distribusi yang lebih baik.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Nawandaru Dwi Putra mengatakan ketersediaan pasokan Minyakita secara umum masih aman dan stabil. Namun, pemerataan penyaluran ke wilayah yang sulit dijangkau perlu terus diperkuat dengan melibatkan produsen serta jaringan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Secara umum memang minyak goreng ini tercatat pasokannya aman dan stabil namun kita bersama-sama saat ini fokus bagaimana Minyakita ini bisa ter-deliver secara merata,” ujar Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (14/9).

Menurut Nawandaru, jaringan distribusi BUMN memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan jaringan swasta. Kondisi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperluas penyaluran Minyakita, terutama ke Papua dan sejumlah daerah kepulauan.

“Saat ini PR yang utama adalah bagaimana men-deliver secara kontinyu ke kawasan timur dan ke kawasan kepulauan, dan ini juga perlu dukungan dari produsen,” terangnya.

Kemendag, lanjut dia, sebelumnya telah mengundang produsen minyak goreng untuk meningkatkan pasokan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan BUMN. Upaya tersebut diarahkan agar distribusi tidak berhenti di pusat-pusat konsumsi, tetapi dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Kemendag juga meminta Perum Bulog dan ID FOOD menjaga kesinambungan pasokan Minyakita di pasar rakyat. Ketersediaan secara konsisten diperlukan untuk mempertahankan keterjangkauan harga sekaligus memastikan masyarakat memperoleh minyak goreng rakyat.

Baca Juga  HUT Mandiri Tebar Promo

Nawandaru mengingatkan agar Minyakita tidak hanya tersedia ketika pemerintah melakukan pemantauan di lapangan. Distribusi harus berjalan secara rutin sehingga keberadaan komoditas tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

Dari sisi pasokan, realisasi domestic market obligation (DMO) Minyakita menunjukkan peningkatan sejak Juni hingga Agustus 2026. Pada Agustus, realisasi DMO mencapai 139.638 ton. Sementara itu, sepanjang 1-11 September 2026, realisasinya tercatat 60.278 ton.

Untuk penyaluran melalui distributor tingkat pertama (D1) BUMN, baik Perum Bulog maupun ID FOOD, realisasi DMO mencapai 502.120 ton atau 48,62 persen.

Meski pasokan dinilai aman, harga Minyakita secara nasional masih berada sedikit di atas ketentuan. Hingga 11 September 2026, harga rata-rata tercatat Rp15.865 per liter, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp15.700 per liter.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka layanan terpadu One Desk Stop Service di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, untuk…

Ekbis

Surabaya, Jatimmandiri.id – Perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya mulai diarahkan untuk memperkuat kemampuan mengelola keuangan…