Jakarta, Jatimmandiri.id – GoPay mendukung langkah Bank Indonesia (BI) dalam mengembangkan sistem pembayaran digital yang inklusif, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi GoPay dalam Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026.
Direktur GoPay Yogi Harsudiono mengatakan, keikutsertaan dalam FEKDI menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan ekosistem keuangan digital sekaligus mengajak masyarakat mencoba berbagai inovasi pembayaran dan layanan finansial.
“Partisipasi GoPay dalam FEKDI 2026 menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan mencoba langsung inovasi teknologi digital,” kata Yogi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/9).
Dalam kegiatan tersebut, GoPay menggelar talk show bertajuk Beyond Payments: How Digital Talent is Building the Future of Indonesia’s Financial Ecosystem. Diskusi membahas peran talenta Indonesia dalam mengembangkan teknologi serta perjalanan GoPay dari layanan pembayaran menjadi platform finansial yang lebih luas.
Sejumlah inovasi yang diperkenalkan antara lain QRIS Tanpa Pindai (QRIS Tap), layanan QRIS Cross Border yang telah tersedia di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China, serta pembayaran transaksi daring melalui kerja sama dengan Midtrans.
GoPay juga menghadirkan experience booth yang memungkinkan pengunjung mencoba langsung berbagai produk dan layanan GoPay serta Midtrans.
Yogi mengatakan inovasi pembayaran digital perlu terus dikembangkan agar mudah diakses masyarakat dan pelaku usaha. Menurutnya, pengembangan tersebut harus ditopang talenta yang memahami teknologi, kebutuhan pengguna, kepentingan pelaku usaha, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Melalui FEKDI 2026, GoPay berharap kolaborasi industri dan pemangku kepentingan dapat memperkuat ekosistem keuangan digital yang aman, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.












