JatimPendidikan

Pemkab Nganjuk Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Penulis: Iskandar ZulkarnaenEditor: Alif Bintang
×

Pemkab Nganjuk Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nganjuk dirangkaikan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Example 468x60

Nganjuk, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menegaskan komitmennya dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Komitmen ini diwujudkan lewat peluncuran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nganjuk yang dirangkaikan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Jalan Gondang-Lengkong, Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Senin (31/8/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak.

“Program ini dirancang secara sistematis untuk memberikan akses pendidikan holistik sekaligus memenuhi kebutuhan dasar siswa melalui sistem berasrama. Dengan demikian, keterbatasan ekonomi keluarga tak lagi menjadi penggalang bagi anak-anak untuk mengejar cita-cita,” kata Bupati Marhaen.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nganjuk diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang terdata dalam kelompok desil 1, desil 2, dan sebagian desil 3.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nganjuk, Zuana Nurul Huda, menyebut program ini memiliki orientasi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pada tahap awal, perhatian utama diarahkan pada kesehatan dan kesejahteraan siswa. Dalam jangka menengah, sekolah berupaya memastikan anak tetap melanjutkan pendidikan dan tidak putus sekolah.

“Sementara dalam jangka panjang, pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan generasi tangguh yang mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” bebernya.

Saat ini, sebanyak 200 siswa telah resmi memulai pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Nganjuk, terdiri dari 20 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Mengusung Kurikulum Merdeka yang disesuaikan dengan kompetensi peserta didik, proses pembelajaran berlangsung dalam ekosistem asrama agar pembinaan berjalan lebih terintegrasi.

Para siswa mendapatkan pendampingan intensif dari pengasuh serta wali asrama, sementara pemantauan kesehatan berkala dijalankan melalui kerja sama dengan Puskesmas setempat.

Baca Juga  Stasiun Kediri Layani 8.732 Penumpang Selama Libur Hari Kemerdekaan

Kendati kapasitas total sekolah mampu menampung hingga 1.000 siswa, jumlah 200 peserta didik saat ini dinilai ideal untuk memaksimalkan fasilitas asrama dan ruang pendukung yang ada, meski beberapa sarana fisik masih dalam tahap penyempurnaan.

Guna menunjang keberlangsungan pendidikan terpadu ini, Pemkab Nganjuk menerjunkan 103 tenaga pendukung yang terdiri dari 32 guru dan 71 tenaga kependidikan.

Lewat konsep terintegrasi ini, para siswa tidak hanya memperoleh ilmu akademis di kelas, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin melalui pola hidup berasrama.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Hujan ringan hingga sedang mulai mengguyur sejumlah wilayah Jatim seiring Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan kekeringan…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Pemkot Surabaya memecat Imam, anggota Satpol PP yang mengakui menjanjikan pekerjaan kepada warga dengan imbalan uang pada…

Berita

Probolinggo, Jatim Mandiri Pemkot Probolinggo memulai gerakan salat Subuh berjemaah bagi anak-anak di Masjid Agung Raudlatul Jannah, Minggu (6/9), untuk…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Polres Pasuruan Kota menangkap dua terduga pencuri sepeda motor dan seorang terduga penadah setelah membongkar rangkaian pencurian…