BeritaJatim

Water Bombing Arjuno Tertunda

×

Water Bombing Arjuno Tertunda

Sebarkan artikel ini
Upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Arjuno-Welirang pada Kamis (20/8) harus terkendala cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. Foto: BPBD JATIM
Example 468x60

Surabaya, Jatim Mandiri – Pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang masih mengandalkan jalur darat karena operasi water bombing belum dapat dilakukan akibat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. Personel gabungan terus menyisir kawasan Gunung Kembar hingga Arjuno, sementara luas area terbakar masih didata dan belum ada laporan korban jiwa.

Ketua Tim Pusat Data dan Informasi BPBD Jawa Timur Muhammad Amrul mengatakan titik api utama berada di kawasan Tahura Raden Soerjo, terutama sekitar Gunung Kembar 2 dan Lengkean atau Lapangan Kotak. “Tim gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran melalui jalur darat menggunakan metode gepyok,” ujar Amrul, Kamis (20/8).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menurut dia, pemadaman terkendala medan terjal karena sejumlah titik api berada di kawasan puncak. Petugas melakukan penyisiran melalui rute Gunung Kembar 1, Gunung Kembar 2, Lapangan Kotak, hingga menuju kawasan Gunung Arjuno.

Pemprov Jatim juga menyiapkan helikopter PK-DAP untuk observasi titik api dan mendukung operasi udara. Namun, water bombing belum dapat dilakukan karena awan rendah dan kabut membatasi jarak pandang. “Operasi water bombing masih belum dapat dilakukan karena jarak pandang terbatas oleh awan yang rendah,” kata Amrul.

Kendala lain adalah lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air. Petugas harus menyiapkan air menggunakan terpal dan mengangkutnya dengan kendaraan sebelum digunakan untuk mendukung operasi pemadaman. “Petugas di lapangan harus menggunakan terpal dan diangkut dengan truk untuk mendapatkan air,” ujarnya.

BPBD Jatim terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan dan UPT Tahura Raden Soerjo. Tim gabungan juga memantau kemungkinan munculnya titik api baru di kawasan Gunung Arjuno.

“Hingga saat ini, belum terdapat korban jiwa yang dilaporkan. Untuk total luas yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan,” kata Amrul. Dampak kebakaran juga membuat jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara.

Baca Juga  Ancaman Kemarau Ekstrem, BMKG Ingatkan Jatim Waspada El Nino hingga Awal 2027

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi mengatakan penutupan dilakukan untuk melindungi pendaki selama proses penanganan kebakaran berlangsung. “Yang terpenting adalah faktor keselamatan ya, sehingga kami tutup sementara pendakian Arjuno-Welirang,” ujarn Jumadi sebagaimana kdikutip Antara. (*/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri BRI Branch Office Surabaya Jemursari memperkuat penyaluran KPR Merdeka dengan menawarkan keringanan biaya dan suku bunga kompetitif…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Kanwil DJKN Jatim memperkuat kualitas layanan pengelolaan kekayaan negara, penilaian, dan lelang melalui Forum Konsultasi Publik (FKP)…

Berita

GRESIK, Jatim Mandiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mengingatkan sekitar 100 perusahaan agar segera memastikan kepatuhan lingkungan sebelum pengawasan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) Pertamina membantu pelaku UMKM bertahan saat pandemi sekaligus memperluas pasar hingga…