Jogja

Pemda DIY Surati Perguruan Tinggi soal Keringanan Biaya Pendidikan Mahasiswa NTT

×

Pemda DIY Surati Perguruan Tinggi soal Keringanan Biaya Pendidikan Mahasiswa NTT

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Yogyakarta, Jatimmandiri.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengirimkan surat kepada sejumlah perguruan tinggi di wilayahnya terkait keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan surat tersebut ditujukan kepada seluruh rektor perguruan tinggi di DIY. Pemda meminta perguruan tinggi melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang keluarganya menjadi korban atau terdampak gempa Magnitudo 7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Kami juga membuat surat kepada seluruh rektor perguruan tinggi yang berkaitan dengan kelonggaran biaya pendidikan bagi mahasiswa yang terdampak bencana NTT,” kata Ni Made di Yogyakarta, Rabu (19/8).

Menurutnya, pendataan tersebut diperlukan untuk mengetahui mahasiswa yang benar-benar terdampak bencana. Setelah proses pendataan dan verifikasi dilakukan, kebijakan mengenai keringanan biaya pendidikan akan diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi.

“Itu nanti terkait dengan verifikasi mahasiswa, dan kebijakannya kami serahkan sepenuhnya kepada universitas masing-masing,” ujarnya.

Selain mendorong adanya keringanan biaya pendidikan, Pemda DIY juga masih melakukan pendataan mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan mereka, termasuk kemungkinan memberikan dukungan terhadap biaya hidup selama berada di Yogyakarta.

Pemda DIY juga telah memberikan bantuan kebutuhan pangan bagi mahasiswa NTT yang tinggal di asrama. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bantuan berupa beras sebanyak 405 kilogram per bulan, telur, serta makanan pendamping diberikan hingga Desember 2026.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemda DIY membantu mahasiswa NTT yang terdampak bencana, khususnya mereka yang tetap harus melanjutkan pendidikan di Yogyakarta di tengah kondisi keluarga yang terdampak gempa.

“Jadi, kami tidak hanya membantu sedikit, membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT, tapi juga bantu biaya menginap dan membantu mahasiswa yang menempuh pendidikan di DIY,” kata Ni Made.

Baca Juga  Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp910 Juta, Cegah Kerugian Negara

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi NTT Florida Taty Satyawati mengapresiasi langkah Pemda DIY yang memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa asal NTT.

Setelah menerima bantuan dari Pemda DIY, Florida mengatakan DIY menjadi provinsi pertama yang memberikan bantuan khusus bagi mahasiswa NTT, terutama untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup selama berada di Yogyakarta.

“Dari sepengetahuan kami, Provinsi DIY adalah provinsi pertama yang memberikan bantuan khusus untuk mahasiswa, untuk biaya hidupnya,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat gempa Magnitudo 7,7 di NTT tercatat sebanyak 71 orang. Sejumlah wilayah terdampak antara lain Ruteng dan Nagekeo.

Langkah Pemda DIY tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa asal NTT tetap melanjutkan pendidikan di tengah kondisi keluarga yang terdampak bencana.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *