BeritaDalam NegeriJatim

Sudah 942 Ha Wilayah Bromo Terbakar

Editor: ibn
×

Sudah 942 Ha Wilayah Bromo Terbakar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meluas hingga sekitar 942 hektare pada Kamis (13/8). Titik api bahkan terpantau di wilayah Dengklik, Penanjakan, dan Tosari. Tempat wisata Puncak Seruni Point juga ditutup karena api mulai mendekat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan penanganan terus diintensifkan di sejumlah titik yang masih terbakar. “Alhamdulillah untuk sektor P-30 sudah tidak ditemukan lagi titik api sejak pagi tadi. Namun kami masih melakukan pemantauan ketat di beberapa titik lain,” ujar Gatot.

Pemadaman didukung 11 unit mobil pemadam kebakaran serta tiga unit tangki air dan kendaraan operasional. Bantuan armada dan personel datang dari sejumlah daerah. Di antaranya dari Malang, Surabaya, Nganjuk, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, dan Jombang.

Lebih dari 500 personel TNI, Polri, BPBD, relawan, Perhutani, TNBTS, masyarakat, dan komunitas juga dikerahkan dalam operasi tersebut. “Kolaborasi ini sangat penting karena penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan satu instansi saja,” kata Gatot.

BNPB turut mengerahkan dua helikopter water bombing, sedangkan satu unit lainnya disiapkan Pemprov Jatim untuk membantu pemadaman dari udara. Gatot mengatakan kondisi vegetasi Bromo yang didominasi alang-alang kering membuat api mudah menyebar, terutama saat musim kemarau dan angin bertiup.

Sementara itu, Pemkab Probolinggo menutup sementara destinasi wisata Puncak Seruni Point.  Sekda Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan penutupan dilakukan karena pergerakan api telah mendekati kawasan wisata itu.

Petugas juga telah memasang portal dan rambu larangan melintas di jalur menuju Seruni Point. “Menindaklanjuti kondisi kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan pengunjung, serta posisi api yang telah mendekati kawasan Puncak Seruni Point, maka destinasi wisata tersebut ditutup sementara mulai Rabu (12/8) pukul 20.00 WIB,” kata Ugas. Penutupan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga  Komisi D DPRD Bojonegoro Dorong Pelebaran Jalan Pemuda Timur untuk Tekan Kemacetan

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan Seruni Point sebelumnya ramai dikunjungi setelah empat pintu masuk menuju Bromo ditutup TNBTS. “Puncak Seruni Point ramai dikunjungi sejak empat pintu masuk menuju Gunung Bromo ditutup. Karena wisatawan dapat melihat matahari terbit dari sana, bahkan jumlah pengunjung pernah mencapai 2 ribu orang,” katanya. (ant/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…