Jogja

Gapura Sekaligus TPR Dibangun di Pantai Pandansimo

×

Gapura Sekaligus TPR Dibangun di Pantai Pandansimo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANTUL, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata mulai membangun gapura pintu masuk sekaligus Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) terpadu di kawasan Pantai Pandansimo. Pembangunan fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (Pansela) Jawa sekaligus memperbaiki tata kelola kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi mengatakan pembangunan gapura tersebut didanai melalui bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank BPD DIY. Peletakan batu pertama dilakukan Kamis (13/8) sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Dari awal Pantai Pandansimo dibuka untuk wisata memang belum ada gapura gerbang masuk di sini,” kata Saryadi di Bantul.

Menurut Saryadi, gapura baru akan dirancang dengan mengangkat potensi masyarakat sekitar, khususnya wisata kuliner makanan laut. Karena itu, desainnya akan menampilkan simbol hewan laut seperti udang dan kepiting.

Ikon yang diangkat dalam gapura bertemakan wisata kuliner seafood, dengan unsur simbol seperti udang dan kepiting,” ujarnya.

Selain menjadi gerbang masuk, bangunan tersebut sekaligus difungsikan sebagai lokasi pemungutan retribusi bagi wisatawan. Konsep ini menyatukan pemungutan retribusi pariwisata dan parkir dalam satu lokasi yang dinilai lebih representatif.

“Kita konsep gapura ini tidak sekadar pintu masuk, tetapi juga sekaligus sebagai tempat pemungutan retribusi, baik retribusi pariwisata maupun retribusi parkir secara terpadu,” kata Saryadi.

Pembangunan gapura dan TPR tersebut ditargetkan selesai sekitar tiga bulan setelah peletakan batu pertama.

Saryadi mengatakan Pantai Pandansimo memiliki potensi kunjungan wisata, meski jumlah wisatawannya masih jauh dibandingkan Pantai Parangtritis. Dari total kunjungan wisata di kawasan Pansela Bantul, lebih dari 90 persen masih terkonsentrasi di Parangtritis.

“Kunjungan wisata di Pansela Bantul itu tertinggi tetap Parangtritis, itu lebih dari 90 persen kunjungan, yang 10 persennya ini di kawasan sekitar salah satunya Pandansimo,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Bantul Sediakan Makanan Bergizi untuk 1.112 Lansia Lewat Program Boga Sehat

Potensi Pandansimo juga didukung sejumlah destinasi di sekitarnya yang mulai berkembang, antara lain Pantai Kuwaru, Pantai Cangkring, dan Pantai Goa Cemara.

Dengan pembangunan fasilitas baru tersebut, Pemkab Bantul berharap kawasan Pantai Pandansimo memiliki pintu masuk dan sistem pemungutan retribusi yang lebih tertata sekaligus mampu mendukung perkembangan wisata di kawasan Pansela Bantul.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *