Kota Besar

Eskalator RSUD dr Soewandhie Tak Dioperasikan, Dinkes Surabaya: Sudah Ter-cover Empat Lift

×

Eskalator RSUD dr Soewandhie Tak Dioperasikan, Dinkes Surabaya: Sudah Ter-cover Empat Lift

Sebarkan artikel ini
Dinkes surabaya
Eskalator gedung baru RSUD dr. Soewandhie Surabaya (JM)
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Fasilitas akses vertikal berupa eskalator dan lift tangga di gedung baru RSUD dr Soewandhie dikeluhkan pasien tidak berfungsi secara optimal.
  • Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, mengonfirmasi bahwa eskalator sengaja tidak dihidupkan karena operasional mobilitas telah ditopang penuh oleh 4 unit lift.
  • Pasien dan pengunjung berharap manajemen serta Pemkot Surabaya memastikan kenyamanan aksesibilitas, khususnya bagi pasien lansia dan warga yang mengalami keterbatasan fisik.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Fasilitas akses vertikal di gedung baru RSUD dr Soewandhie Surabaya mendapat sorotan dari sejumlah pasien dan keluarga pasien. Hal ini menyusul adanya keluhan terkait eskalator dan lift tangga yang tidak dioperasikan, sehingga dianggap menyulitkan mobilitas warga yang berobat.

Keluhan tersebut utamanya dirasakan oleh pasien lanjut usia (lansia) serta pengunjung yang memiliki keterbatasan fisik saat harus berpindah lantai di area gedung baru rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Keluhan Pasien Soal Keterbatasan Akses Vertikal

Sejumlah pasien menyampaikan bahwa fasilitas eskalator di lokasi tidak pernah terlihat menyala sejak gedung baru tersebut digunakan. Mereka menilai ketersediaan eskalator dan lift tangga mestinya diimbangi dengan pengoperasian yang maksimal demi kenyamanan pelayanan medis.

“Escalatornya tidak pernah nyala. Padahal sudah ada dan seharusnya bisa digunakan untuk membantu pasien,” keluh salah seorang pasien di lokasi.

Pasien lain juga menuturkan bahwa tidak berfungsinya fasilitas tangga berjalan tersebut membuat pilihan aksesibilitas warga menjadi terbatas. Mereka berharap seluruh fasilitas penunjang di rumah sakit tidak sekadar berdiri secara fisik, tetapi berfungsi optimal bagi publik.

“Kalau escalator tidak menyala dan lift tangga juga tidak berfungsi, kasihan pasien. Tidak semua pasien kuat naik turun tangga,” tambah pengunjung lainnya.

Baca Juga  MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

Konfirmasi Dinkes Surabaya: Eskalator Sengaja Dimatikan Karena Ter-cover 4 Lift

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, memberikan klarifikasi langsung mengenai alasan teknis di balik tidak dihidupkannya fasilitas eskalator di RSUD dr Soewandhie.

dr Billy Daniel Messakh membenarkan bahwa eskalator tersebut memang sengaja tidak dioperasikan. Kebijakan ini diambil karena skema mobilitas vertikal di lantai tersebut sudah ditopang secara memadai oleh keberadaan fasilitas lift penyeberangan yang berkapasitas besar.

“Eskalator atau lift memang tidak kami hidupkan karena sudah ter-cover lift,” kata dr. Billy Daniel Messakh saat dikonfirmasi Jatim Mandiri, Rabu (12/8/2026).

Rincian Distribusi dan Operasional Lift Gedung Baru

Lebih lanjut, dr Billy Daniel Messakh merinci bahwa total terdapat empat unit lift yang disiagakan untuk melayani akses mobilitas pasien, pengunjung, maupun staf medis di lantai tersebut.

Distribusinya terbagi secara merata di dua titik area gedung:

  • Sisi Depan: Terdiri dari 2 unit lift.
  • Sisi Belakang: Terdiri dari 2 unit lift.

Dari total empat fasilitas tersebut, satu unit lift di bagian depan dialokasikan khusus untuk operasional karyawan dan tenaga medis, sementara sisanya diperuntukkan bagi pelayanan pasien serta masyarakat umum.

Dinkes Kota Surabaya berharap informasi penataan empat jalur lift ini dapat dipahami masyarakat, sehingga alur mobilitas pasien di gedung baru RSUD dr Soewandhie tetap berjalan lancar dan aman tanpa mengurangi kualitas pelayanan kesehatan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *