BeritaDalam NegeriHeadline

Koordinator KPPG Surabaya Dicopot

×

Koordinator KPPG Surabaya Dicopot

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Mentan Perketat Serapan Telur

Surabaya, Jatim Mandiri

Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mencopot Koordinator Wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Tiara Devi, saat Rapat Pengunggasan Nasional di Surabaya, Selasa (11/8). Di sisi lain, Amran juga memerintahkan Perum Bulog menyalurkan jagung pakan bersubsidi melalui program (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) SPHP hingga akhir tahun.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pencopotan dilakukan karena KPPG Surabaya dinilai belum membeli telur sesuai harga dan petunjuk pemerintah, di tengah tekanan harga yang sebelumnya mendorong peternak rakyat berunjuk rasa. Amran mengatakan tindakan tersebut merupakan upaya memastikan kebijakan pemerintah menyerap telur peternak benar-benar dijalankan di lapangan.

“Itu atas nama negara. Karena kenapa? Mereka belum membeli harga telur sesuai perintah dari Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Kepala BGN dan beliau Wakil Kepala BGN luar biasa. Itu kita lakukan demi peternak-peternak kita seluruh Indonesia,” kata Amran sebagaimana dikutip Antara.

Ia menegaskan pemerintah telah menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap telur dari peternak sesuai petunjuk teknis (juknis). “Sudah ada instruksi, sudah ada surat bahwa wajib menyerap sesuai juknisnya sudah ada,” kata Amran.

Amran juga memperingatkan tindakan serupa dapat diterapkan kepada pihak lain yang tidak menjalankan instruksi pemerintah. “Mungkin nanti bukan itu saja, kalau ada yang melakukan lagi, itu dicopot lagi. Jangan beri ruang orang yang bermain-main di tengah kesulitan rakyat kecil,” katanya.

Menurut Amran, pencopotan jabatan menjadi salah satu bentuk sanksi bagi pihak yang tidak menjalankan kebijakan penyerapan telur. “Apa ada yang mau menyusul? Silakan, coba,” katanya.

Tiga Kebijakan

Selain memperketat penyerapan telur, Amran menyatakan pemerintah telah menyiapkan tiga kebijakan untuk merespons persoalan yang dihadapi peternak ayam rakyat. Kebijakan tersebut meliputi penyerapan telur dan daging ayam melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran pakan murah melalui program SPHP, serta penindakan terhadap pihak yang dianggap merugikan peternak.

Baca Juga  Muktamar ke-35 NU, Taufiq Dukung Gus Salam Jadi Khodim

Amran mengatakan dirinya telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebelum aksi protes peternak meluas. “Sebenarnya yang diminta itu kami sudah tangani. Saya sudah telepon dan tanda tangan. Kemarin kan demonya mau besar-besaran, tapi sebelum demo, kami sudah dahului tanda tangan SK-nya,” ujar Amran.

Untuk penyerapan hasil peternakan, Amran mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala BGN agar program MBG menyerap telur dan daging ayam produksi peternak lokal. “Yang diminta adalah MBG agar menyerap telur ayam dan daging ayam. Kami sudah tertulis resmi dan telepon langsung ke kepala MBG. Sudah setuju,” tegasnya.

Ia bahkan membuka kemungkinan meningkatkan frekuensi penyerapan ketika harga telur mengalami tekanan. “Kalau dulu makan satu kali, kalau harganya turun (kita serap) tiga kali. Sekarang harganya sudah mulai naik,” tambahnya.

Pakan Murah hingga Desember

Untuk menekan biaya produksi, Amran memerintahkan Perum Bulog menyalurkan jagung pakan bersubsidi melalui program SPHP hingga akhir tahun. “Kami sudah putuskan, kami sudah tanda tangan. SPHP itu adalah pakan yang murah disubsidi pemerintah kepada peternak kecil dan disalurkan oleh Bulog,” jelasnya.

Distribusi pakan murah tersebut, menurut Amran, dipastikan berlangsung hingga Desember.

Pemerintah juga berencana mempertemukan produsen pakan, tim MBG, Satgas Pangan, dan perwakilan peternak dari berbagai daerah dalam rapat nasional di Surabaya.

Harga Telur Tertekan

Tekanan yang dihadapi peternak sebelumnya terlihat dalam aksi Paguyuban Ternak Rakyat Indonesia (PATERAIN) di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, 29 Juni lalu. Dalam aksi itu, peternak membagikan telur secara simbolik sebagai bentuk protes terhadap penurunan harga telur di tingkat peternak.

Peternak asal Bojonegoro, Isbandi, mengatakan harga telur saat itu mencapai sekitar Rp16.000 per kilogram, turun dari kisaran normal Rp22.000 hingga Rp24.000. Dia menyebut penurunan harga telah berlangsung sekitar tiga bulan akibat pasokan telur yang meningkat ketika penyerapan dinilai belum maksimal. “Kalau berdasarkan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak yang ditetapkan Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman) itu sebesar Rp26.500,” katanya.

Baca Juga  Eri Cahyadi Tegaskan APEKSI Siap Kawal Program Strategis Nasional Presiden Prabowo hingga Daerah

Ketua PATERAIN Nur Muhammad Ali mengatakan peternak ayam petelur rakyat juga menghadapi kenaikan harga pakan serta persaingan dengan usaha peternakan skala besar.

“Kondisi tersebut mengakibatkan semakin tidak seimbangnya antara supply dan demand sehingga harga telur jatuh yang berpotensi mengancam keberlangsungan peternakan rakyat,” ucapnya.

Dalam aksi tersebut, PATERAIN menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah. Pertama, penegakan HAP telur di tingkat peternak untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi usaha peternakan rakyat.

Kedua, peternak meminta transparansi harga bahan baku pakan, mekanisme pembentukan harga, data impor, serta distribusi bahan baku dan pakan.

Ketiga, mereka meminta perlindungan usaha peternak rakyat dari persaingan yang dinilai tidak seimbang dengan korporasi besar, termasuk kebijakan terkait pakan dan populasi ayam petelur.

Keempat, PATERAIN mendorong pemerintah memperluas penyerapan telur peternak rakyat melalui seluruh program pemerintah.

Kelima, peternak meminta penguatan ketahanan pangan berbasis peternakan rakyat agar keberlangsungan produksi tidak terganggu akibat kerugian usaha.

Amran menyebut langkah pemerintah mendapat respons positif dari Asosiasi Peternak Indonesia. “Saya langsung telepon Ketua Asosiasi Peternak Indonesia waktu itu. Mereka mengangkat jempol dan mengucapkan terima kasih pada pemerintah,” pungkas Amran. (ant/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kapolri Prioritaskan Keselamatan Masyarakat Manggarai, Jatim Mandiri Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, menewaskan 70 orang…

Berita

Surabaya – Jatim Mandiri Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis besok (20/8). Ini seiring…