Probolinggo, Jatim Mandiri
Komunitas Regu Pengendali Hama Penyakit Tumbuhan (RPHPT) “Bayu Perkasa” Kabupaten/Kota Probolinggo memperkuat pertanian organik menghadapi perubahan iklim melalui forum Seduluran Organik Probolinggo (SOP). Forum SOP ke-2 di PPAH “Sumber Jaya”, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Senin (10/8), diikuti lebih dari 175 peserta dari Probolinggo, Lumajang, Jember, hingga Pasuruan.
Kegiatan bertema “Keanekaragaman Hayati dalam Menyikapi Perubahan Iklim” tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan pertanian organik.
Materi yang dibahas meliputi pengendalian hama terpadu, konservasi musuh alami, pemanfaatan agens hayati. “Mikoriza dapat membantu melindungi tanaman, meningkatkan penyerapan unsur hara, dan memperbaiki struktur tanah,” ungkap pakar fitopatologi Kementerian Pertanian Dr. Roosmarrani Setiawati.
Penerapan berbagai metode tersebut diharapkan membantu petani menghadapi ancaman organisme pengganggu tanaman yang dapat meningkat akibat perubahan iklim. Forum ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan SOP setiap tahun. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pertanian organik, ketahanan pangan, dan pertanian berkelanjutan di Probolinggo. (yf/ibn)












