SEMARANG, Jatim Mandiri – Tiga kereta api (KA) aglomerasi yang beroperasi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang telah melayani sekitar 2,3 juta penumpang sepanjang semester I 2026. Ketiga layanan tersebut yakni KA Joglosemarkerto, KA Kamandaka dan KA Kaligung.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan layanan KA aglomerasi tersebut menghubungkan berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
“KA Joglosemarkerto, KA Kamandaka, dan KA Kaligung,” kata Luqman di Semarang, Senin (10/8/2026).
KA Joglosemarkerto melayani relasi Semarang-Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Tegal-Pekalongan-Kutoarjo-Kroya-Kebumen. Sepanjang semester I 2026, layanan tersebut mencatat 730.576 penumpang yang naik maupun turun di berbagai stasiun pada lintas perjalanan tersebut.
Sementara itu, KA Kamandaka yang melayani relasi Semarang-Purwokerto-Cilacap mencatat 608.550 penumpang selama periode yang sama.
Jumlah penumpang terbesar dicatat KA Kaligung. Kereta yang melayani wilayah Pantura Jawa Tengah dengan relasi Semarang-Pekalongan-Tegal-Brebes-Cirebon tersebut melayani 989.261 penumpang sepanjang semester I 2026.
Jika digabungkan, ketiga KA aglomerasi tersebut melayani sekitar 2,3 juta penumpang dalam enam bulan pertama 2026.
Luqman mengatakan KAI Daop 4 Semarang terus mengembangkan layanan KA aglomerasi untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.
“KAI Daop 4 Semarang menghadirkan layanan KA aglomerasi yang aman, nyaman, dan andal untuk mendukung mobilitas tersebut,” katanya.
Menurut dia, layanan KA aglomerasi tidak hanya menghubungkan wilayah tempat tinggal masyarakat, tetapi juga kawasan pemerintahan, pendidikan, perdagangan hingga destinasi wisata di sepanjang lintas perjalanan.
Konektivitas tersebut sekaligus memberikan alternatif transportasi yang efisien bagi masyarakat. Tingginya mobilitas melalui layanan KA juga turut memperlancar aktivitas ekonomi antardaerah dan memperkuat konektivitas antarpusat pertumbuhan.
Selain itu, layanan kereta api tersebut turut mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang.
Dengan jumlah pengguna yang mencapai sekitar 2,3 juta orang dalam satu semester, layanan KA Joglosemarkerto, Kamandaka dan Kaligung menjadi salah satu penopang mobilitas masyarakat di wilayah operasional Daop 4 Semarang.












