Jateng

Bakti Indonesia Layani Ribuan Warga Lewat Pengobatan Gratis di Sam Poo Kong

×

Bakti Indonesia Layani Ribuan Warga Lewat Pengobatan Gratis di Sam Poo Kong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG, Jatim Mandiri – Ribuan warga Kota Semarang mendapat layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Bakti Indonesia 2026 yang digelar Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia di Kelenteng Sam Poo Kong, Kamis (6/8). Program sosial tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang rutin diselenggarakan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia Mulia Jayaputri mengatakan kegiatan itu tidak hanya menyediakan pengobatan gratis, tetapi juga menghadirkan konsultasi kesehatan, donor darah, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan masyarakat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengobatan gratis, konsultasi kesehatan, donor darah, hingga edukasi kesehatan,” ujar Mulia saat membuka rangkaian Bakti Indonesia 2026 di Kelenteng Sam Poo Kong.

Ia menjelaskan, kegiatan yang berlangsung pada 6–9 Agustus tersebut menargetkan melayani sekitar 3.500 hingga 4.000 warga. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses masih cukup besar.

Kelenteng Sam Poo Kong menjadi lokasi keempat penyelenggaraan Bakti Indonesia setelah sebelumnya digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Katedral Jakarta, dan Pura Besakih Bali. Tahun depan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung di kawasan Candi Borobudur.

Mulia menegaskan perpindahan lokasi pelaksanaan bukan sekadar berganti tempat setiap tahun. Pemilihan rumah ibadah dari berbagai agama menjadi simbol bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Indonesia tidak menjadi besar karena semua orang sama, tetapi karena kita yang berbeda memilih saling menjaga,” katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai toleransi melalui aksi nyata yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Pelayanan kesehatan dipilih karena menjadi kebutuhan dasar yang dapat menjangkau seluruh lapisan warga tanpa membedakan latar belakang.

Baca Juga  Polsek Bae Kudus Gerebek Praktik Judi Sabung Ayam di Desa Panjang, Belasan Motor Disita

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan sejumlah instansi, termasuk Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah. Tim kesehatan kepolisian membuka layanan deteksi dini penyakit tuberkulosis (TB) bagi masyarakat yang datang mengikuti pemeriksaan.

Kepala Subbidang Kesehatan Polisi Biddokkes Polda Jawa Tengah AKBP Yuliana mengatakan layanan tersebut bertujuan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan indikasi penyakit.

“Kami menghadirkan layanan deteksi dini agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya dan dapat memperoleh penanganan sejak awal apabila ditemukan indikasi tuberkulosis,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai gejala TB serta pentingnya pemeriksaan rutin untuk mencegah penyebaran penyakit menular tersebut. Upaya deteksi dini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, penyelenggara berharap Bakti Indonesia tidak hanya menjadi kegiatan sosial tahunan, tetapi juga mampu memperkuat kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman bangsa.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *