Nasional

Wamenaker Tegaskan SKKNI Jadi Pilar Penguatan SDM Maritim Indonesia

×

Wamenaker Tegaskan SKKNI Jadi Pilar Penguatan SDM Maritim Indonesia

Sebarkan artikel ini
Afriansyah Noor menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus mendorong penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Example 468x60

Jakarta, jatimmandiri.id-Afriansyah Noor menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus mendorong penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), termasuk di sektor pertahanan dan keamanan maritim.

Menurutnya, sertifikasi kompetensi memiliki peran strategis untuk memastikan tenaga kerja memiliki kemampuan yang terukur, profesional, serta sesuai dengan kebutuhan organisasi modern di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global yang semakin dinamis.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” ujar Afriansyah saat menghadiri kegiatan Penyaksian Awal Uji Kompetensi (witness) dan Penguatan Sistem Sertifikasi Kompetensi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Afriansyah menjelaskan, peningkatan kualitas sertifikasi menjadi langkah penting dalam menyiapkan SDM maritim yang unggul dan siap menghadapi dinamika geopolitik global.

Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi juga menuntut personel TNI Angkatan Laut memiliki kompetensi yang relevan, disiplin tinggi, dan mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan baru.

Ia menilai posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikan sektor maritim memiliki peran sangat strategis, baik untuk pertahanan negara maupun aktivitas ekonomi dan perdagangan internasional.

“Wilayah maritim Indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama. Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Afriansyah turut mengapresiasi kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan Lembaga Sertifikasi Profesi TNI AL dalam memperkuat sistem sertifikasi berbasis standar profesi nasional.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan lembaga sertifikasi menjadi langkah konkret dalam mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga  Babak Baru MBG Dimulai, Nanik Deyang Gandeng Profesor Gizi untuk Benahi Tata Kelola

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *