Jogja

Veda Pratama Hormati Pembatalan Moto3 Australia

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Veda Pratama Hormati Pembatalan Moto3 Australia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menghormati keputusan penyelenggara membatalkan balapan Moto3 Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu. Balapan tidak digelar akibat cuaca buruk. Meski keputusan itu mengakhiri peluangnya berlomba di sirkuit tersebut musim ini, Veda memahami pertimbangan pengawas balapan demi penyelenggaraan balapan dalam kondisi yang ada.

“Saya menghormati keputusan dari pengawas balapan (race direction),” kata Veda, dikutip dari akun media sosial X Honda Team Asia, Minggu. Pembalap asal Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu sebelumnya sangat ingin menjalani balapan di Phillip Island. Namun, pembatalan yang diputuskan penyelenggara membuat seluruh pembalap tidak dapat melanjutkan agenda balapan Moto3 Australia.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Veda sebenarnya berpeluang memulai balapan dari posisi terdepan. Pembalap berusia 17 tahun tersebut menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi kedua atau Q2, Sabtu (24/10). Hasil kualifikasi itu menempatkannya pada peluang meraih hasil penting dalam balapan, sebelum cuaca buruk membuat penyelenggara mengambil keputusan untuk membatalkan lomba.

Catatan di Q2 juga menjadi pencapaian tersendiri bagi Veda. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position dalam satu seri balapan Grand Prix. Hasil itu diraih pada penampilan perdananya di Phillip Island bersama Honda Team Asia. Veda menggambarkan karakter sirkuit tersebut dengan singkat, “Treknya menyenangkan,” ujar Veda.

Pembatalan balapan terasa mengecewakan karena Veda kehilangan kesempatan terakhir untuk berlomba di Phillip Island. Grand Prix Australia akan berpindah ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai 2027. Dengan perubahan lokasi tersebut, musim ini menjadi kesempatan terakhir Veda berlomba di Phillip Island dalam Grand Prix Australia sebelum perpindahan itu berlangsung.

“Saya sedih karena musim ini menjadi yang terakhir di Phillip Island. Ditambah lagi, saya mendapatkan pole position pertama saya di sini,” kata Veda. Pernyataan itu merangkum kekecewaannya atas batalnya lomba, sekaligus makna hasil kualifikasi yang ia raih. Pole position tersebut menjadi yang pertama baginya dan juga catatan pertama bagi pembalap Indonesia dalam satu seri Grand Prix.

Baca Juga  Veda Ega Pratama Raih Pole Position Moto3 GP Australia, Bidik Kemenangan Perdana

Phillip Island pertama kali menjadi tuan rumah Grand Prix Australia pada 1989. Setelah balapan tahun ini dibatalkan, Veda mengalihkan perhatian ke seri berikutnya, Grand Prix Malaysia. Balapan itu dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Perubahan fokus tersebut menjadi agenda Veda setelah kesempatan tampil di Australia tertutup.

“Saya tidak sabar balapan di Malaysia. Sampai jumpa di sana pekan depan,” ujar Veda. Grand Prix Malaysia menjadi tujuan berikutnya dalam kalender yang dijalani pembalap Honda Team Asia tersebut. Seri di Sepang dijadwalkan berlangsung pekan setelah pembatalan balapan Australia, sehingga Veda bersiap melanjutkan kompetisi di negara tetangga.

Dalam klasemen sementara Moto3 2026, Veda berada di peringkat kedelapan dengan 111 poin. Ia unggul satu posisi dari pembalap Malaysia Hakim Danish, yang membela Aeon Credit–MT Helmets–MSi dan mengumpulkan 103 poin. Sementara itu, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team telah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 dengan 351 poin.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *