Jateng

Tradisi Unik Warga Lereng Merapi Boyolali, Sapi Kurban Dimandikan Air Bunga 7 Rupa Jelang Iduladha

×

Tradisi Unik Warga Lereng Merapi Boyolali, Sapi Kurban Dimandikan Air Bunga 7 Rupa Jelang Iduladha

Sebarkan artikel ini
Sebelum dikurbankan sapi dimandikan kembang 7 rupa.
Example 468x60

Boyolali, Jatimmandiri.id-Warga lereng Gunung Merapi di Dukuh Manggung, Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, memiliki tradisi unik menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Warga memandikan sapi kurban menggunakan air bunga tujuh rupa sebagai simbol penyucian sebelum hewan disembelih.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Tradisi turun-temurun tersebut digelar di halaman Masjid Shiratalmustaqim pada Selasa (27/5/2026) sore.

Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti warga setempat secara bergotong royong.
Sapi yang telah disiapkan sebagai hewan kurban terlebih dahulu dikeluarkan dari kandang.

Setelah itu, sapi dikalungi untaian bunga sebelum dimandikan menggunakan air bunga tujuh rupa secara bergantian oleh warga.

Pembina Masjid Shiratalmustaqim, Setiyono, mengatakan tradisi tersebut sudah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur dan masih terus dijaga hingga sekarang.

“Tradisi ini sebagai simbol penyucian hewan kurban sebelum disembelih saat Idul Adha. Selain itu juga untuk melestarikan budaya leluhur agar tetap terjaga,” katanya.

Selain prosesi memandikan sapi, warga juga menggelar kenduri dan doa bersama dengan menghadirkan tiga tumpeng.

Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh warga yang hadir.

Menurut Setiyono, sapi kurban tahun ini juga dibeli dari peternak lokal di desa setempat.

Langkah itu dilakukan untuk membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Sementara itu, Ketua RT 05 Dukuh Manggung, Biyanto, mengatakan tradisi tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Iduladha.

“Harapannya tradisi ini membawa keberkahan bagi seluruh warga dan daging kurban nantinya bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Melalui tradisi tersebut, warga berharap hewan kurban yang akan disembelih menjadi lebih suci dan membawa keberkahan.

Tradisi ini juga menjadi upaya masyarakat menjaga warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.

Example 300250
Baca Juga  Bidik 10 Besar Porprov Jateng 2026, Bupati Blora Lepas 347 Atlet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *