Mojokerto, Jatimmandiri.id – Warga Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, digegerkan oleh insiden yang menimpa Dimyati (80), seorang lanjut usia (lansia) setempat, Selasa (15/9/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban ditemukan terjepit di celah sempit di antara dinding bangunan rumah warga hingga membutuhkan proses evakuasi khusus.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Sutiani, pemilik rumah. Ia mengaku awalnya tidak menyadari keberadaan korban sampai terdengar suara mencurigakan dari balik dinding rumahnya.
“Taunya ada suara di sebelah tembok,” ungkapnya.
Saat memeriksa sumber suara, Sutiani terkejut mendapati seorang lansia sudah dalam posisi terjepit dan tidak bisa bergerak di celah tembok yang sangat sempit.
“Setelah saya lihat ternyata ada orang sudah terjepit,” tambahnya.
Mendapat laporan dari warga, pihak pemerintah desa setempat bersama masyarakat langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Sekretaris Desa Ngrame, Iswahyudi, menyebutkan bahwa korban diduga mengalami penurunan daya ingat (pikun) sehingga berjalan tanpa arah hingga tersesat ke celah bangunan.
“Ada warga yang melapor, kami lihat terus kami upayakan untuk pertolongan,” ujar Iswahyudi.
“Biasanya lupa ingatan terus jalan. Mungkin dikira jalan akhirnya terjepit di antara tembok,” jelasnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan memakan waktu sekitar 30 menit.
Agar tidak melukai tubuh korban, warga dan petugas harus berhati-hati membongkar serta menggergaji sebagian struktur tembok beton tersebut.
“Kurang lebih 30 menit dengan cara temboknya digergaji atau dibongkar,” ungkap Iswahyudi.
Setelah berhasil dikeluarkan dari jepitan dinding, korban yang mengalami luka di bagian kepala langsung dilarikan ke Rumah Sakit Prof Dr Soekandar Mojosari untuk mendapatkan perawatan medis intensif.












