Lifestyle

Tantri Kotak Syok Jadi Korban Dugaan Penipuan, Dana Pendidikan Anak Terancam Raib

×

Tantri Kotak Syok Jadi Korban Dugaan Penipuan, Dana Pendidikan Anak Terancam Raib

Sebarkan artikel ini
Tantri Kotak nyaris depresi akibat penipuan oleh temannya sendiri.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id, – Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri atau yang akrab disapa Tantri Kotak, mengungkap tekanan batin yang dialaminya setelah menjadi korban dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh seseorang yang merupakan teman dekatnya. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang emosinya, tetapi juga berdampak pada
dana yang telah ia siapkan untuk masa depan pendidikan anak-anaknya.

Kasus ini disebut tidak hanya menimpa Tantri. Sejumlah orang lainnya juga diduga menjadi korban dalam perkara yang samadengan total kerugian diperkirakan mencapai hampir Rp10 miliar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Melalui unggahan di media sosial, Tantri menceritakan bagaimana kabar tersebut membuat kondisi mentalnya terguncang. Padahal, saat itu ia tengah menikmati waktu libur bersama keluarga setelah disibukkan dengan berbagai aktivitas pekerjaan.

“Dua hari ini berat banget dijalani, perubahan perasaan yang teramat cepat! Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa-ketawa, lihat WAG tiba-tiba dengar kabar nggak baik. Langsung drop banget, hilang nafsu makan,” tulis Tantri di akun media sosialnya.

Meski tetap menjalankan profesinya sebagai penyanyi dan sempat menjadi juri dalam sebuah kegiatan, Tantri mengaku sulit berkonsentrasi. Selama bekerja, pikirannya terus dipenuhi rasa cemas sambil menunggu kabar mengenai keberadaan orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut Tantri, hingga kini orang yang bersangkutan belum dapat dihubungi dan keberadaannya masih belum diketahui.
“Dimana posisinya harus sambil kerja menghibur dan sempat ngejuri juga. Fisik di panggung, pikiran kemana-mana tetap masih nunggu kabar.
Sudah ketemu belum orangnya? Ternyata masih nihil,” paparnya.

Hal yang paling membuat Tantri terpukul adalah karena dana yang diduga ikut hilang merupakan tabungan yang selama ini ia kumpulkan untuk biaya pendidikan anak-anaknya.
“Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin hak anak-anak yang gue kumpulin selama ini fix lenyap! Kok tega???,” ujarnya.

Baca Juga  Usai Mediasi di Pengadilan, Clara Shinta Pilih Rujuk dengan Muhammad Alexander Assad

Tantri menjelaskan, bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan penipuan tersebut telah berhasil dikumpulkan. Bersama para korban lainnya, ia memiliki peluang untuk menempuh jalur hukum pidana guna menyelesaikan persoalan tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini Tantri masih memilih memberikan kesempatan kepada orang yang diduga terlibat agar datang dan memberikan penjelasan mengenai dana yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah.

Keputusan itu diambil karena Tantri mengaku masih memikirkan kondisi keluarga temannya tersebut. Ia mengaku merasa iba apabila persoalan ini harus berujung pada proses hukum yang membuat temannya menjalani hukuman penjara, terlebih yang bersangkutan diketahui memiliki tiga orang anak.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *