Surabaya, Jatimmandiri.id – Kejutan manis mewarnai gelaran Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Kajati Jatim 2026.
Pasangan ganda putri, Stefioline Marcella dan Medina Nazwa Juniar, sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan merengkuh gelar juara pertama pada partai final yang digelar Minggu, 21 Juni 2026.
Kemenangan ini terasa kian istimewa mengingat persiapan yang mereka jalani terbilang sangat singkat.
Stefioline Marcella, atlet asal Limion Pontianak, mengungkapkan bahwa kunci utama keberhasilan mereka adalah mentalitas bermain yang tenang dan tanpa beban.
“Kalau aku happy banget, soalnya dari awal emang nggak ada target untuk juara. Tapi emang kayak yang penting mainnya bagus aja,” ujar Stefioline saat ditemui usai laga.
Senada dengan pasangannya, Medina Nazwa Juniar yang merupakan atlet asal Cosmos Surabaya, mengamini pernyataan tersebut.
Prestasi mereka di ajang nasional berpoin ranking ini tergolong luar biasa, mengingat keduanya hanya sempat berlatih bersama sebanyak satu kali sebelum terjun ke arena pertandingan.
Dalam kondisi persiapan yang minim, komunikasi intens di atas lapangan menjadi senjata utama bagi Stefioline dan Medina untuk meredam tekanan lawan.
“Kita saling komunikasi, sih. Jadi strategi mainnya, kalau misalnya aku lagi banyak mati (membuat kesalahan), partner-ku yang kasih tahu. Begitu juga sebaliknya,” jelas Stefioline.
Kemenangan di turnamen yang sukses memecahkan rekor MURI ini pun dipersembahkan khusus oleh keduanya untuk keluarga tercinta.
Dukungan yang terus mengalir, baik yang hadir langsung maupun melalui tayangan live streaming, menjadi bahan bakar semangat mereka sepanjang pertandingan.
“Kalau aku untuk mama papaku, untuk kakekku juga, nenekku juga,” ungkap Stefioline.
“Sama, semua keluarga saya. Nonton semua tadi live soalnya,” tambah Medina.
Ke depan, pasangan ini berharap kesuksesan di Surabaya menjadi batu loncatan bagi karier mereka.
Keduanya menaruh harapan besar untuk bisa kembali dipasangkan dalam berbagai turnamen mendatang dan menargetkan untuk kembali naik ke podium tertinggi di level kompetisi yang lebih menantang.












