Dalam NegeriJatimPendidikan

Sekolah Rakyat Jatim Serap 91 Ribu Pekerja

Penulis: Alif BintangEditor: Alif Bintang
×

Sekolah Rakyat Jatim Serap 91 Ribu Pekerja

Sebarkan artikel ini
Pengerjaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Jombang.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mempercepat pemerataan akses pendidikan berbuah signifikan.

Hingga 30 Juni 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Jawa Timur sukses menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,84 triliun untuk mendukung program Sekolah Rakyat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Angka ini setara dengan 90,45 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp3,14 triliun.

Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil DJPb Jawa Timur, Wahidin, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata akselerasi APBN dalam menopang sektor pendidikan nasional.

“Kami melalui APBN mendukung program prioritas presiden termasuk Sekolah Rakyat yang realisasinya hingga akhir Juni sebesar Rp2,84 triliun,” katanya dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Wahidin mengatakan, realisasi Rp2,84 triliun ini terakselerasi oleh komitmen pemerintah terhadap sektor pendidikan.

Tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat ini juga terbukti menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penyerapan tenaga kerja secara masif.

Sebanyak 91.417 pekerja lokal berhasil terserap dalam proyek ini.

Guna memastikan seluruh proses konstruksi berjalan tepat waktu dan aman, pemerintah juga mengandalkan sinergi lintas sektor dengan melibatkannya 1.731 personel TNI di lapangan.

Pada tahun anggaran ini, terdapat 18 daerah di Jawa Timur yang menjadi fokus utama prioritas pembangunan Sekolah Rakyat.

Pengerjaannya terbagi ke dalam empat paket pekerjaan strategis.

Paket pertama menyasar lima lokasi yaitu Kabupaten Sampang, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Tuban.

Paket kedua menyasar empat lokasi meliputi Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Madiun.

Lalu, paket ketiga menargetkan empat lokasi yakni Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Kediri, dan Kota Kediri.

Sedangkan paket keempat akan mencakup pembangunan sekolah rakyat di lima lokasi yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Jember.

Example 300250
Baca Juga  Tinggal Sebatang Kara, Lansia di Sememi Ditemukan Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *