Karanganyar, Jatimmandiri.id, – Kasus kecelakaan air kembali mengguncang wilayah Kabupaten Karanganyar. Seorang remaja berusia 15 tahun bernama Mikel, warga Winong Perumnas Palur, Kecamatan Jaten, dilaporkan hilang dan diduga kuat tenggelam setelah terseret arus Sungai Bengawan Solo pada Jumat (3/7) dini hari.
Hingga saat ini, proses pencarian intensif masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Denish yang melintas di bawah Jembatan Jurug sekitar pukul 02.00 WIB. Di lokasi tersebut, Denish menemukan satu unit ponsel dan sepasang sandal yang ditinggalkan di tepi sungai.
Curiga telah terjadi sesuatu yang membahayakan, ia langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Jaten.
Polisi yang bertindak cepat kemudian menghubungi pihak keluarga korban. Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa Mikel memang belum pulang ke rumah sejak dini hari.
Setelah dipastikan bahwa barang-barang yang tertinggal adalah milik Mikel, muncul indikasi kuat bahwa korban terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai yang saat itu sedang mengalir deras.
Mendapat laporan mengenai Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) dari potensi SAR Perum Jasa Tirta (PJT), Polsek Jaten langsung melakukan assessment dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Tak berselang lama, BASARNAS KPP Surakarta dan BPBD Kabupaten Karanganyar langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Dalam operasi ini, Tim SAR gabungan mengerahkan berbagai fasilitas penunjang, termasuk perahu karet (rubber boat), peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan guna menyisir area sungai.
Kendati cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah berawan, derasnya aliran arus Sungai Bengawan Solo dan keberadaan palung sungai menjadi kendala utama bagi para petugas dan tim penyelam di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran baik dari jalur darat maupun air, sementara warga di sepanjang bantaran sungai diminta tetap waspada.












