Jateng

Pria Hanyut di Banjir Kanal Barat Semarang Ditemukan Meninggal, Identitas Terungkap dari KTP

×

Pria Hanyut di Banjir Kanal Barat Semarang Ditemukan Meninggal, Identitas Terungkap dari KTP

Sebarkan artikel ini
Korban ditemukan sekitar pukul 08.10 WIB di tepian sungai dengan jarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal kejadian.
Example 468x60

Semarang, Jatimmandiri.id – Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Semarang, pada Jumat (22/5/2026), akhirnya ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (23/5/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.10 WIB di tepian sungai dengan jarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal kejadian.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengungkapkan identitas korban berhasil diketahui setelah petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku pakaian korban.

“Korban diketahui bernama Sugiyo berusia 65 tahun, warga Sri Rejeki V, Kalibanteng Kidul, Semarang,” ujar Budiono.

Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban ditemukan di pinggir sungai sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian dan selanjutnya dibawa ke RS Kariadi untuk penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sugiyo diduga hanyut saat buang air besar (BAB) di saluran irigasi yang terhubung ke Sungai Banjir Kanal Barat. Saat kejadian, wilayah Semarang tengah diguyur hujan deras sehingga debit air meningkat dan arus sungai menjadi sangat deras.

Korban disebut sempat terseret arus hingga menuju muara irigasi. Dalam proses penyelamatan, korban diketahui sempat berpegangan pada kaki seorang warga yang berusaha menolongnya.

Namun karena diduga tidak kuat menahan derasnya arus, pegangan korban akhirnya terlepas hingga hanyut terbawa aliran sungai.

Budiono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian korban.

“Terima kasih kepada tim SAR gabungan atas kerja samanya sehingga korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar lebih waspada terhadap potensi banjir, terutama saat kondisi cuaca masih tidak menentu,” pungkasnya.

Baca Juga  Gubernur Jateng Dorong BPD Perluas Pembiayaan UMKM, 4,2 Juta Pelaku Usaha Butuh Dukungan Modal

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *