Olahraga

POPDA XV Jatim, Surabaya Target Emas di Cabor Sepak Bola

Penulis: Saint BrunoEditor: Eko Yudiono
×

POPDA XV Jatim, Surabaya Target Emas di Cabor Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Rektor Untag Surabaya, jajaran KONI dan Disbudporapar, pengurus PSSI Surabaya, serta 22 atlet berfoto bersama saat peluncuran Tim Sepak Bola POPDA XV Surabaya di Auditorium R. Ing. Soekonjono, Untag Surabaya, Rabu (21/10/2026).
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id-Tim sepak bola Kota Surabaya yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 resmi diperkenalkan kepada publik. Peluncuran tim berlangsung di Auditorium R. Ing. Soekonjono, lantai 6, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Rabu (21/10/2026).

Tim yang beranggotakan 22 atlet tersebut dipersiapkan untuk mewakili Surabaya pada POPDA XV Jatim yang akan digelar di Kabupaten Ngawi, 6–11 November 2026. Dalam ajang olahraga pelajar tingkat provinsi itu, Surabaya menargetkan prestasi terbaik, termasuk membawa pulang medali emas dari cabang olahraga sepak bola.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Acara peluncuran dihadiri Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Herry Purwadi, S.Sn., Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom, S.H., M.Kn., serta Ketua PSSI Kota Surabaya Roky Maghbal.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pengenalan para atlet yang akan berjuang membawa nama Surabaya. Sejumlah orang tua atau wali murid, kepala sekolah, dan pimpinan klub juga diundang untuk menyaksikan para pemain muda yang terpilih menjadi wakil Kota Pahlawan.

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan klub yang telah ikut membina para atlet hingga berhasil menembus skuad sepak bola POPDA XV Jatim.

Rektor Untag Surabaya, Harjo Seputro, menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya memberikan ruang dan kesempatan bagi atlet untuk mengembangkan potensi serta prestasi, baik di bidang olahraga maupun pendidikan.

“Di Untag Surabaya ini banyak atlet yang berbakat dan berprestasi, mulai tingkat regional, nasional, hingga internasional,” ujarnya dalam sambutan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu para atlet mengembangkan kemampuan secara maksimal. Prestasi olahraga, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan pendidikan agar para pemain muda memiliki bekal yang kuat untuk masa depan.

Baca Juga  Pernyumbang Emas Olimpiade Absen di Asian Games

Senada dengan Rektor Untag Surabaya, Kepala Disbudporapar Surabaya Herry Purwadi dan Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom juga mendorong para pemain agar mampu menyeimbangkan hobi, prestasi olahraga, dan pendidikan akademik.

Keduanya berharap tim sepak bola Surabaya dapat tampil optimal dalam POPDA XV Jatim. Targetnya bukan sekadar berpartisipasi, melainkan mampu meraih hasil terbaik dan mempersembahkan medali emas bagi Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Surabaya Roky Maghbal menyampaikan terima kasih kepada KONI Surabaya dan Disbudporapar yang selama ini menjadi mitra dalam mendukung pembinaan sepak bola, termasuk persiapan tim POPDA.

Ia juga mengapresiasi dukungan berupa penyediaan fasilitas latihan, di antaranya lapangan Gelora Bung Tomo (GBT) dan lapangan milik pemerintah kota lainnya yang dimanfaatkan untuk pemusatan latihan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Surabaya dan Disbudporapar sebagai mitra yang selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan sepak bola POPDA Surabaya. Terima kasih kepada beliau berdua karena telah memberikan fasilitas lapangan GBT Surabaya dan lapangan milik pemerintah lainnya untuk digunakan sebagai tempat pemusatan latihan,” kata Roky.

Roky turut menyampaikan apresiasi kepada Rektor Untag Surabaya beserta seluruh sivitas akademika atas dukungan yang diberikan kepada tim sepak bola POPDA Surabaya. Dukungan berbagai pihak tersebut dinilai penting untuk membangun kesiapan dan kepercayaan diri pemain sebelum bertanding.

Di kesempatan yang sama, Manajer Tim Sepak Bola POPDA Surabaya, Mohammad Rizal, meminta dukungan doa dari orang tua dan para guru agar seluruh atlet dapat menjalani pertandingan dengan baik.

“Kepada seluruh orang tua dan guru-guru, kami mohon untuk terus mendoakan putra-putrinya agar mendapatkan hasil terbaik, memiliki kepercayaan diri untuk berjuang maksimal, dan memperoleh hasil yang kita idam-idamkan bersama, yaitu medali emas,” tuturnya.

Baca Juga  Cegah Karhutla, Polres Ngawi Intensifkan Patroli dan Deteksi Dini Titik Api

Seleksi Diikuti 110 Atlet

Tim sepak bola POPDA XV Surabaya dibentuk melalui proses seleksi yang berlangsung pada awal Oktober 2026. Seleksi tersebut diikuti 110 atlet dari berbagai sekolah dan klub sepak bola di Surabaya.

Dari jumlah tersebut, tim pelatih menetapkan 22 pemain untuk memperkuat skuad Surabaya. Para atlet kemudian menjalani persiapan efektif selama sekitar tiga minggu sebelum diberangkatkan ke Kabupaten Ngawi.

Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, dukungan dari pemerintah kota, KONI, PSSI, sekolah, klub, orang tua, dan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan tim.

Skuad yang telah diperkenalkan tersebut diharapkan mampu memanfaatkan sisa waktu persiapan untuk mematangkan kerja sama, meningkatkan kemampuan teknis, serta memperkuat mental bertanding.

Surabaya pun berharap para pemain tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menunjukkan semangat sportivitas dan membuktikan hasil pembinaan sepak bola usia pelajar. Target medali emas menjadi motivasi bagi 22 atlet untuk berjuang maksimal di POPDA XV Jawa Timur 2026. (red/ono)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

PSM Makassar vs Persebaya Surabaya Surabaya, Jatim Mandiri Persebaya Surabaya memburu poin di markas PSM Makassar untuk memperbaiki posisi klasemen,…