Ponorogo, Jatimmandiri.id– Kepedulian Polri terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan. Hal itu ditunjukkan Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama Pelaksana Tugas (Plt).
Bupati Ponorogo saat bertakziah ke rumah duka almarhumah Lu’Lu Atunni’mah di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/10/2026).
Lu’Lu Atunni’mah (38) adalah seorang ibu tunggal asal Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Ia meninggal dunia mendadak di atas sepeda motornya pada Sabtu sore, 17 Oktober 2026, saat hendak membawa anak bungsunya yang masih balita berobat ke bidan desa. Kejadian ini viral di media sosial (Medsos).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres dan Plt. Bupati didampingi Wakapolres serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Ponorogo. Kehadiran rombongan menjadi bentuk empati dan perhatian kepada keluarga yang tengah berduka.
Selain menyampaikan belasungkawa, rombongan juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan orang terkasih.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Lu’Lu Atunni’mah. Ia berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan.
“Kami atas nama keluarga besar Polres Ponorogo menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Lu’Lu Atunni’mah. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan,” ungkap AKBP Damus Asa.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun kepedulian, memperkuat kebersamaan, dan memberikan dukungan kemanusiaan saat warga menghadapi musibah.
Karena itu, hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat perlu terus dirawat melalui komunikasi, silaturahmi, serta keterlibatan langsung dalam kehidupan sosial.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Polri merupakan bagian dari masyarakat, sehingga sudah menjadi komitmen kami untuk selalu hadir, peduli, dan memberikan dukungan kepada warga, terutama ketika sedang menghadapi musibah,” tambahnya.
Takziah tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran kedua unsur itu diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta menumbuhkan semangat solidaritas dan gotong royong.
Melalui pendekatan yang humanis, Polres Ponorogo berupaya memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial dan kemanusiaan.
Semangat Polri Bersama Masyarakat menjadi pengingat bahwa kehadiran aparat di tengah warga harus membawa manfaat, terutama ketika masyarakat membutuhkan dukungan dan penguatan. Hadir dalam kepedulian, bersatu dalam kemanusiaan, dan bersinergi menjaga kamtibmas menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang erat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.












