Jember, Jatimmandiri.id – Pondok Pesantren Baitul Arqom di Jember, Jawa Timur menegaskan komitmen mereka dalam mendukung penuh program strategis nasional pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan membangun kemandirian pangan.
Kemandirian pangan itu dilakukan dengan melibatkan santri dalam aktivitas pertanian dan peternakan yang dilakukan di pondok pesantren tersebut.
“Dukungan nyata ini diwujudkan melalui penguatan pendidikan bercocok tanam dan pengelolaan usaha mandiri di lingkungan pesantren guna menyukseskan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada sektor ketahanan pangan nasional,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqom, K.H. Izzat Fahd seperti dikutip dari Antara.
Izzat menyampaikan aktivitas pertanian dan peternakan di lingkungan pesantren kini telah menjadi sarana edukasi yang aplikatif bagi para santri. Hal itu sekaligus memberikan dampak langsung bagi keberlanjutan pasokan pangan lokal.

Menurut dia, para santri di Ponpes Baitul Arqom tidak hanya dibekali dengan ilmu agama, tetapi juga dilatih secara langsung untuk bercocok tanam dan berternak.
“Hasil dari usaha ini dirasakan langsung manfaatnya untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Pengelola Penelitian dan Pengembangan Pesantren (BP3) Wakaf dan Amal Usaha Pondok Pesantren Baitul Arqom, Muhammad Imaduddin, menambahkan landasan kemandirian ekonomi pesantren merupakan modal inti dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah.
Dia mengatakan Pondok Pesantren Baitul Arqom memiliki fondasi sangat kuat dalam kemandirian usahanya, baik melalui pengelolaan wakaf maupun potensi unit bisnis pesantren.
“Kami siap bersinergi, berkontribusi, dan mendukung seluruh rencana serta program baik dari Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan Indonesia yang berdikari, maju, dan sejahtera,” katanya
Menurut Imaduddin, melalui sinergi antara pendidikan keagamaan, kemandirian usaha, dan pengelolaan pangan berbasis pesantren, Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember optimistis dapat menjadi pilar penting pendukung kedaulatan pangan nasional dari basis komunitas pesantren.
“Kami harap sistem kemandirian pangan ala pesantren dapat menjaga keamanan pangan kita di tengah naiknya harga sejumlah bahan pokok dan kondisi El Nino yang berkepanjangan,” ujarnya.












