Ekonomi

PLN Kembangkan Budidaya Madu Kelulut di Palangka Raya

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

PLN Kembangkan Budidaya Madu Kelulut di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Palangka Raya, Jatim Mandiri – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangka Raya mengembangkan budidaya madu kelulut di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini ditujukan untuk mendukung kemandirian ekonomi warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Manager UPT PLN Palangka Raya Eko Prasetyo menyampaikan keterangan pada Rabu. Ia mengatakan program tersebut diharapkan membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar aset transmisi listrik PLN. Pengembangan kegiatan ini menggabungkan dukungan ekonomi dengan perhatian terhadap lingkungan setempat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Melalui program ini, kami tidak hanya berfokus pada penanganan karhutla, tetapi juga membantu masyarakat agar bisa bertahan dan berkembang secara ekonomi. Harapannya, kelompok budidaya ini semakin mandiri dan memberikan dampak positif bagi warga sekitar,” ujar Eko.

Sebagai bagian pelaksanaan program, PLN menyerahkan 30 koloni lebah kelulut beserta perlengkapan budidaya kepada kelompok masyarakat setempat. Kelompok penerima bantuan tersebut beranggotakan 15 orang. Budidaya dipilih dengan mempertimbangkan potensi vegetasi di wilayah Kameloh Baru yang dapat menjadi sumber pakan lebah.

Eko menjelaskan, usaha madu kelulut diharapkan memberi manfaat ekonomi sekaligus mendorong kepedulian masyarakat terhadap pelestarian hutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu menjadi perhatian di wilayah tersebut karena program juga mendukung upaya penanganan karhutla.

Dukungan PLN tidak berhenti pada penyerahan koloni dan perlengkapan. Perusahaan menyiapkan pelatihan serta pendampingan bagi kelompok, termasuk dukungan pengurusan perizinan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan pemasaran produk. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu warga mengembangkan kegiatan budidaya menjadi usaha yang produktif.

PLN juga akan melakukan evaluasi berkala. Evaluasi itu digunakan untuk mengukur manfaat program bagi masyarakat dan mengidentifikasi peluang pengembangan usaha. Dengan pemantauan tersebut, budidaya madu kelulut diharapkan dapat berjalan produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkot Palu Latih 160 UMKM Pemula agar Naik Kelas

Kegiatan ini dihadiri Camat Sebangau Teguh Margiono, Lurah Kameloh Baru Rulissantie, perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, serta kelompok budidaya madu kelulut yang juga aktif dalam kegiatan Masyarakat Peduli Api (MPA). Teguh mengapresiasi dukungan PLN dalam membantu warga mengembangkan usaha alternatif yang sesuai dengan potensi lingkungan setempat.

Teguh menyebut kondisi geografis Kameloh Baru menghadirkan tantangan bagi masyarakat. Wilayah itu menghadapi risiko banjir pada musim hujan dan karhutla saat musim kemarau. Tantangan tersebut juga dirasakan warga yang menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian. Karena itu, budidaya madu kelulut dinilai berpotensi menjadi sumber penghasilan alternatif yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan ini bisa berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan penghasilan bagi masyarakat. Kami juga berharap kepedulian PLN dapat menjangkau kelurahan lain di Kecamatan Sebangau yang memiliki potensi serupa,” kata Teguh. Ia berharap dukungan serupa dapat menjangkau wilayah lain di Kecamatan Sebangau yang memiliki potensi sejenis.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *