Surabaya, Jatimmandiri.id – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Pemerintah Provinsi Jatim menyiapkan rangkaian agenda yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari servis kendaraan gratis, pemeriksaan mata dan pemberian kacamata bagi guru, hingga bakti sosial.
Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Lilik Pudjiastuti mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”. Tema tersebut mencerminkan upaya pemerintah mengembangkan potensi daerah sekaligus meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
“Keunggulan dan kemajuan ini tidak hanya berhenti di satu generasi, tetapi juga terus-menerus untuk generasi mendatang,” kata Lilik dalam konferensi pers di Teras Informasi Diskominfo Jatim, Surabaya, Selasa.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 2 Oktober. Agenda dilanjutkan 5 Oktober dengan ziarah ke makam Proklamator, Gubernur pertama Jawa Timur, serta Gubernur Soerjo.
Pada 7 Oktober, Pemprov Jatim menggelar selawat bersama habib di Gedung Negara Grahadi, Jalan Indrapura, Surabaya. Sehari berikutnya, 8 Oktober, masyarakat mendapat layanan pemeriksaan dan servis kendaraan bermotor gratis yang melibatkan siswa SMK di 38 kabupaten/kota.
“Kegiatan ini sebagai bentuk keunggulan anak-anak kita, peserta didik di bidang mekanik, yang kemudian bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Agenda berlanjut 10 Oktober melalui pengundian hadiah umrah bagi wajib pajak. Kemudian pada 11 Oktober, Pemprov Jatim menggelar pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi guru TK, RA, PAUD, dan TPQ.
Sebanyak 1.000 guru dari Surabaya dan sekitarnya telah mendaftar. Peserta juga telah melalui proses penyaringan sesuai persyaratan.
“Mereka yang terdaftar akan kami undang untuk hadir di Islamic Center tanggal 11 Oktober untuk diperiksa oleh para tenaga kesehatan. Dari situ nanti mereka akan mendapatkan resep sesuai dengan kondisi matanya masing-masing dan diproduksi dalam bentuk kacamata yang standar optik,” jelas Lilik.
Program tersebut diharapkan membantu guru menunjang aktivitas belajar mengajar secara optimal.
Puncak peringatan berlangsung 12 Oktober melalui upacara Hari Jadi ke-81 Jatim, dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jatim.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan bakti sosial pada 13-14 Oktober di Slopeng. Agenda meliputi Sapa Bansos, pemeriksaan kesehatan lansia, pemeriksaan gigi, khitanan massal, pembagian sembako, dan berbagai bantuan sosial lainnya.
“Jadi kegiatan-kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Lilik












