Intisari Berita:
- Jajaran dewan komisaris dan direksi PT Telkom Akses menggelar audiensi strategis bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
- Pertemuan fokus membahas tantangan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi, pelayanan publik, dan percepatan transformasi digital daerah.
- Manajemen turut meninjau langsung operasional Area 3 Jawa Timur guna memastikan strategi teknis di lapangan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.
Surabaya, Jatimmandiri.id — PT Telkom Akses, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus mengonsolidasikan kemitraan strategis bersama pemerintah daerah guna mempercepat pemerataan infrastruktur digital.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat pertemuan jajaran pimpinan tertinggi manajemen Telkom Akses dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dalam rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur.
Dalam pertemuan penting tersebut, hadir Komisaris Utama Telkom Akses Arie Pujianto, Komisaris Telkom Akses Ricky HS Tamba, Komisaris Telkom Akses Arry Abdi Syalman, serta Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya.
Diskusi tingkat tinggi ini membedah secara mendalam peta kondisi riil, kebutuhan mendesak, hingga dinamika tantangan pembangunan jaringan akses telekomunikasi di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Bagi Telkom Akses, penggelaran infrastruktur kabel dan jaringan telekomunikasi bukan sekadar urusan teknis memperluas jangkauan sinyal semata.
Fasilitas ini diposisikan sebagai pilar fundamental penopang mutu pelayanan publik, penggerak aktivitas ekonomi kerakyatan, serta fondasi utama dalam memacu transformasi digital daerah secara inklusif.
Sinergi Arah Kebijakan dan Kapabilitas Industri Digital
Dialog intensif antara jajaran direksi, dewan komisaris, dan Pemprov Jawa Timur ini menjadi wadah produktif untuk menyinkronkan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kapasitas teknis yang dimiliki pelaku industri.
Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya menegaskan bahwa komunikasi terbuka bersama kepala daerah memberikan wawasan berharga dalam memetakan prioritas pengembangan jaringan ke depan.
“Melalui komunikasi langsung dengan pemerintah daerah, Telkom Akses memperoleh perspektif mengenai arah kebijakan dan kebutuhan konektivitas di wilayah Jawa Timur. Di sisi lain, komunikasi tersebut menjadi ruang bagi perusahaan untuk menyampaikan perspektif industri dan kapabilitas dalam mendukung pengembangan infrastruktur digital daerah,” jelas Irphan lewat keterangan tertulisnya, Kamis (10/9/2026).
Pola koordinasi yang konstruktif ini diharapkan mampu mengikis kesenjangan antara agenda perencanaan pembangunan Jawa Timur dan agenda ekspansi infrastruktur telekomunikasi, sehingga seluruh kemitraan yang terjalin memberikan dampak langsung bagi kemudahan aktivitas masyarakat.
Tinjau Operasional Area 3 Jatim: Pastikan Daya Tahan Pasukan Lapangan
Selain berdiskusi di meja birokrasi bersama Wagub Emil Dardak, agenda kunjungan kerja jajaran pimpinan Telkom Akses dilanjutkan dengan inspeksi ke sejumlah titik operasional strategis, khususnya di Area 3 yang mengoordinasikan wilayah Provinsi Jawa Timur.
Di wilayah operasional tersebut, jajaran manajemen turun langsung menyapa dan berdialog dengan para karyawan serta para teknisi lapangan (Warrior). Peninjauan lapangan ini difokuskan untuk melihat secara riil performa layanan operasional sekaligus menyerap kendala teknis dalam pembangunan dan pemeliharaan (maintenance) jaringan fiber optik.
Pemahaman utuh terhadap kondisi geografis dan tantangan teknis di akar rumput dipandang sebagai kunci perumusan strategi korporasi yang tepat sasaran, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan layanan.
Komitmen Ekosistem Digital Berkelanjutan untuk Jawa Timur
Melangkah ke depan, Telkom Akses menegaskan komitmennya untuk terus memelihara relasi kolaboratif dengan jajaran pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lintas sektoral.
Melalui keandalan jaringan yang kokoh dan koordinasi yang berkesinambungan, integrasi infrastruktur digital diyakini bakal mengerek daya saing Jawa Timur, memicu pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, serta menghadirkan ekosistem digital yang tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.












