Tanah Laut, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan menyatukan program TP PKK, Dekranasda, dan TP Posyandu untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mencegah tumpang tindih program di tingkat kecamatan hingga desa.
Ketua TP PKK, Dekranasda, sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tala Dian Rahmat Trianto di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Minggu, menyatakan bahwa penyatuan koordinasi ini diperlukan karena ketiga lembaga tersebut memiliki sejumlah program yang saling beririsan serta melibatkan perangkat daerah yang sama.
Dian meminta jajaran pengurus, camat, Ketua TP PKK kecamatan, dan perangkat daerah terkait untuk memetakan program serta persoalan di lapangan agar pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Yang ingin saya dengar adalah permasalahan yang sampai saat ini masih dihadapi, yang belum ada solusi pasti ataupun yang belum terlaksana. Kita akan membawa permasalahan dan masukan ini sebagai bahan ke pusat,” ujarnya.
Koordinasi lintas lembaga ini dinilai perlu diteruskan hingga tingkat kecamatan dan desa agar persoalan pelaksanaan program bisa diketahui secara langsung. Berbagai masukan dari kecamatan dan desa tersebut selanjutnya dihimpun untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan serta akan dibawa dalam Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga TP PKK, Dekranasda dan TP Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah di Bali pada 22 Oktober 2026.
“Kita ingin persoalan dari lapangan menjadi bahan perbaikan, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Dian.












