Tak Berkategori

All Indonesian Final di Ganda Campuran Polytron Surabaya International Challenge 2026

Penulis: RedaksiEditor: Eko Yudiono
×

All Indonesian Final di Ganda Campuran Polytron Surabaya International Challenge 2026

Sebarkan artikel ini
Rehan Naufal/Melati Daeva melaju ke final Polytron Surabaya International Challenge 2026 usai menang 21-16, 21-14 atas Verrell/Bernadine.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id- Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti melangkah ke final Polytron Surabaya International Challenge 2026 setelah menundukkan pasangan sesama Indonesia, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana, Sabtu (26/9/2026).

Rehan/Melati yang berstatus sebagai unggulan tidak mengalami banyak kesulitan untuk mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-14.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sejak awal pertandingan, Rehan/Melati tampil konsisten dengan terus memberikan tekanan kepada lawan. Keduanya berupaya menjaga pola permainan, pergerakan, dan kualitas pukulan agar Verrell/Bernadine tidak memiliki kesempatan mengembangkan permainan.

Melati mengatakan, salah satu faktor yang membantu mereka mengantisipasi permainan lawan adalah kedekatan secara latihan. Verrell dan Bernadine merupakan pemain junior yang sudah dikenalnya, baik di klub maupun dalam sesi latihan.

“Kebetulan mereka adalah junior saya, baik di klub maupun dari sisi latihan. Jadi, kurang lebih kami sudah tahu permainan satu sama lain. Kami sudah bisa membaca permainan mereka sehingga tadi saat bertanding sebenarnya tidak terlalu mengalami kesulitan,” ujar Melati.

Meski memiliki keuntungan dari sisi pemahaman permainan, Melati mengaku tidak menganggap kemenangan sudah pasti. Ia dan Rehan tetap bermain dengan kewaspadaan serta berusaha tampil tanpa beban.

“Kalau dibilang yakin menang, sebenarnya masih fifty-fifty. Yang pasti kami tetap yakin, tetapi kami juga bermain nothing to lose dan tetap waspada,” katanya.

Melati mengakui kemenangan dua gim langsung tersebut di luar perkiraan mereka. Sebelum pertandingan, pasangan ini telah mempersiapkan diri untuk menghadapi laga yang ketat dan panjang.

“Kami sebenarnya tidak menyangka bisa menang secepat ini. Namun, kami memang sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan yang berat dan siap bermain sampai capek karena kami sama-sama tahu permainan masing-masing,” tutur Melati.

Baca Juga  Kapolda Jatim Lantik 971 Bintara Remaja Lulusan SPN Polda Jatim

Menurutnya, kunci permainan adalah menjalankan strategi yang telah dipersiapkan tanpa terlalu memikirkan keuntungan dari pengetahuan terhadap permainan lawan.

“Kami tahu mereka juga pasti sudah mengetahui permainan saya dan Rehan. Jadi, kami hanya berusaha menjalankan strategi yang sudah kami siapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Rehan mengatakan konsistensi menjadi perhatian utama sepanjang pertandingan. Ia bersama Melati berusaha menjaga kualitas setiap poin sekaligus mempertahankan tekanan agar lawan tidak leluasa mengembangkan permainan.

“Kami berusaha tetap konsisten dari setiap poin. Cara memukul, pergerakan, dan bagaimana kami terus menekan mereka supaya mereka tidak bisa mengembangkan permainan,” kata Rehan.

Rehan menambahkan, pasangan ini berusaha tidak memberikan poin secara cuma-cuma melalui kesalahan sendiri.

“Dari awal kami memang terus berusaha menekan dan tidak boleh kendor. Kalau ada bola-bola mudah, jangan sampai mati sendiri. Itu yang terus kami jaga,” ujarnya.

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (27/9/2026), Rehan/Melati akan menghadapi pasangan Indonesia lainnya, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu.

Menghadapi pasangan baru tersebut, Rehan/Melati mengaku belum banyak mengetahui pola permainan lawan. Karena itu, keduanya akan memanfaatkan rekaman pertandingan untuk menyusun strategi.

Melati memilih untuk tidak membebani diri dengan memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi.

“Untuk final besok, kami akan enjoy saja. Lawannya juga pasangan yang baru, Bagas dan Apri, jadi kami belum tahu bagaimana pola permainan mereka. Kami akan lihat video pertandingan mereka terlebih dahulu, setelah itu kami prepare lagi,” ungkap Melati.

Ia menegaskan, fokus utama mereka adalah bermain lepas dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.

“Yang penting kami tidak terlalu memikirkan siapa lawannya dan bisa bermain lepas. Enjoy saja,” katanya.

Rehan juga menyampaikan hal serupa. Selain mempelajari permainan lawan, persiapan akan dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari teknik hingga strategi.

Baca Juga  Bupati Yes Lepas Produk Ekspor Lamongan ke Berbagai Negara, Dorong UMKM Tembus Pasar Global

“Untuk menghadapi final besok, kami akan tetap menikmati pertandingan dan bermain lepas. Lawan juga pasangan yang baru, jadi kami belum terlalu tahu bagaimana pola permainan mereka,” kata Rehan.

“Kami akan lihat video pertandingan mereka terlebih dahulu dan mempersiapkan strategi untuk besok. Antisipasinya tentu dari semua sisi, baik teknik, permainan, maupun strategi. Namun, yang paling penting kami mau enjoy dan menampilkan permainan terbaik,” lanjutnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *