Ekbis

Pemerintah Gelontorkan Rp3,7 Triliun untuk Peternak

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Pemerintah Gelontorkan Rp3,7 Triliun untuk Peternak

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kebijakan dukungan pemerintah bagi peternak ayam petelur mikro dalam kegiatan sinergi BUMN pangan di Desa Slemanan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).
Example 468x60

Blitar, Jatimmandiri.id – Pemerintah mengalihkan anggaran Rp3,7 triliun untuk memperkuat usaha peternakan rakyat, terutama peternak ayam petelur mikro dan petani jagung. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan biaya produksi, menjamin pasokan pakan, sekaligus menjaga harga telur agar peternak tidak terus menanggung kerugian.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyampaikan kebijakan tersebut saat menghadiri kegiatan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan bersama peternak ayam petelur mikro di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Kamis.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pengalihan anggaran itu merupakan tindak lanjut atas aspirasi peternak dari berbagai daerah, termasuk Blitar, yang sebelumnya menyampaikan tuntutan melalui demonstrasi di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.

Amran menjelaskan, dana tersebut diperoleh dengan memangkas sejumlah belanja yang dinilai tidak mendesak, seperti seminar di hotel, perjalanan dinas, dan rehabilitasi kantor.

“Kami hari ini tunaikan janji. Setelah perwakilan peternak seluruh Indonesia, termasuk Blitar menemui kami di Jakarta, kami potong anggaran biaya seminar di hotel, perjalanan dinas, hingga rehab kantor,” katanya.

Menurut Amran, anggaran tersebut akan digunakan membangun ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Salah satu fokusnya adalah menjamin ketersediaan jagung sebagai bahan baku pakan sekaligus memperluas penyerapan hasil produksi peternak.

Pemerintah juga mendorong penguatan Koperasi Merah Putih sebagai wadah konsolidasi peternak lokal tanpa mengganggu koperasi yang sudah berjalan. Hasil panen jagung petani nantinya diharapkan terserap untuk memenuhi kebutuhan pakan.

Sementara itu, Perum Bulog akan menyerap surplus jagung melalui sistem resi gudang agar pasokan tetap tersedia ketika memasuki masa paceklik.

Selain persoalan pakan, pemerintah menargetkan harga pembelian telur minimal Rp24.000 per kilogram sesuai harga pembelian pemerintah (HPP). Pengawasan distribusi juga diperkuat melalui koordinasi dengan kepolisian untuk menindak dugaan praktik perdagangan yang merugikan peternak.

Baca Juga  BNI Dukung Lahirnya Talenta Futsal

Bulog Siapkan Dana Rp30 Miliar untuk Serap Telur

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya menyiapkan dana bergulir Rp30 miliar untuk membeli telur dari peternak mikro di berbagai daerah.

Penyerapan tersebut akan disinergikan dengan kebutuhan pasokan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Bulog hadir langsung membeli telur-telur peternak mikro yang kemarin sempat jatuh. Kami mengucurkan anggaran Rp30 miliar sebagai dana bergulir untuk menstabilkan harga telur pada kisaran HPP Rp24.000 hingga Rp26.000 per kilogram,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog juga menyerahkan secara simbolis 180 ton jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada 18 perwakilan koperasi peternak mikro. Jagung itu disediakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang Bulog sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Bulog bersama ID FOOD menjalankan program pembelian telur ayam peternak mikro senilai Rp30 miliar untuk seluruh Indonesia secara bertahap hingga Desember 2026.

Melalui berbagai intervensi tersebut, pemerintah berharap ketersediaan pakan semakin terjamin, harga telur di tingkat produsen lebih stabil, dan biaya produksi peternak dapat dikendalikan. Upaya ini sekaligus ditujukan menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Jakarta, Jatimmandiri.id – Pemerintah menyiapkan paket ekonomi 2027 untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan memperluas kesempatan…

Ekbis

Jakarta, Jatimmandiri.id – Minat investor terhadap Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pemerintah menunjukkan peningkatan. Dalam lelang Selasa (3/11),…