Surabaya, Jatim Mandiri
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka Wonder Futsal Series Surabaya 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Rabu (30/7), sebagai bagian kompetisi pelajar di 40 kota. Ajang yang didukung BNI ini menjadi wadah menjaring talenta futsal muda, memperkuat karakter generasi muda, serta meningkatkan literasi keuangan melalui inovasi layanan digital.
Erick Thohir membuka turnamen didampingi Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono. Kompetisi futsal tingkat pelajar terbesar di Indonesia ini digelar sebagai sarana pembinaan atlet muda agar mampu berkembang hingga level nasional dan internasional.
Selain pembinaan prestasi, Erick menilai penyelenggaraan turnamen memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. “Saya melihat dari salah satu kota dengan tiga indikator, yaitu jumlah penonton dan dampak yang dihasilkan. Kalau dilihat rata-rata, dampak ekonominya mencapai sekitar 22. Jadi impact-nya luar biasa, baik secara ekonomi maupun dalam menghasilkan talenta,” ujarnya.
Erick optimistis Jawa Timur mampu melahirkan pemain futsal berkualitas karena memiliki tradisi kuat dalam pembinaan sepak bola nasional. “Jawa Timur dikenal sebagai gudangnya talenta sepak bola. Saya yakin futsal pun memiliki potensi yang sama. Insya Allah Surabaya atau Jawa Timur bisa menjadi juara nasional dan menyumbangkan pemain terbaik bagi Indonesia,” tambahnya.
Even bergengsi itu juga melibatkan BNI sebagai salah satu sponsor. Nah, Regional CEO BNI Wilayah 06 Surabaya Maya Agustina mengatakan Wonder Futsal Series bukan sekadar turnamen olahraga. Tapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda melalui nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan Wonder Futsal Series. Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi terbaiknya. Dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, kami telah menyaksikan lahirnya talenta-talenta luar biasa yang menjadi kebanggaan bersama,” katanya.
Menurut Maya, BNI juga memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar agar memiliki kemampuan mengelola keuangan sejak dini. “Kami ingin generasi muda tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik. Literasi keuangan adalah fondasi penting untuk menciptakan generasi yang mandiri dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari transformasi digital, BNI akan memperkenalkan berbagai fitur baru pada aplikasi BNI Mobile Banking dalam ajang BNI Wonder X 2026 di Jakarta, Agustus mendatang. “Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen BNI dalam menghadirkan layanan perbankan yang inovatif sekaligus mendukung peningkatan literasi keuangan. Harapan kami, kolaborasi ini dapat melahirkan generasi muda yang menjadi juara di lapangan, unggul dalam prestasi akademik, serta cerdas dan adaptif dalam mengelola keuangan di era digital,” tutup Maya. (bil/mhe/ibn)












