Jateng

Pembangunan Tiga Embung Rp9 Miliar di Blora Belum Berjalan, Pemkab Tunggu Kepastian Banprov Jateng

×

Pembangunan Tiga Embung Rp9 Miliar di Blora Belum Berjalan, Pemkab Tunggu Kepastian Banprov Jateng

Sebarkan artikel ini
Proyek pembangunan tiga embung senilai Rp9 miliar di Kabupaten Blora masih menunggu kepastian Bantuan Provinsi Jawa Tengah. Embung tersebut diproyeksikan mengairi ratusan hektare sawah di Randublatung dan Tunjungan.
Example 468x60

Blora, Jatimmandiri.id – Rencana pembangunan tiga embung strategis senilai Rp9 miliar di Kabupaten Blora hingga kini belum dapat direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) masih menunggu kepastian pencairan Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah sebagai sumber pendanaan proyek tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Blora, Surat, mengatakan seluruh dokumen Rencana Kerja Operasional (RKO) telah disusun dan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, hingga awal Juli 2026 belum ada informasi resmi terkait persetujuan maupun jadwal pelaksanaan pembangunan.

“Informasi terakhir belum ada. Jadi, kami di daerah masih terus menunggu kepastian dari pihak provinsi,” ujar Surat saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).

Tiga Embung Diproyeksikan Dukung Irigasi Pertanian

Pemprov Jawa Tengah sebelumnya telah merencanakan pembangunan tiga embung di sejumlah wilayah Kabupaten Blora. Ketiga embung tersebut akan dibangun di Desa Temulus dan Desa Wulung, Kecamatan Randublatung, serta Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan.

Keberadaan embung tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi sektor pertanian, terutama saat musim kemarau.

Berdasarkan perencanaan, Embung Temulus diproyeksikan mampu mengairi sekitar 140 hektare lahan sawah. Sementara Embung Wulung akan melayani kebutuhan irigasi untuk 31 hektare, sedangkan Embung Adirejo diperkirakan dapat memasok air bagi sekitar 20 hektare lahan pertanian.

Dengan kapasitas tersebut, pembangunan embung dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian sekaligus meningkatkan hasil panen para petani di wilayah Blora.

Blora Miliki 78 Embung

Selain menunggu realisasi proyek baru, DPUPR Blora juga terus mengelola embung yang telah ada. Saat ini, Kabupaten Blora memiliki 78 embung yang tersebar di berbagai kecamatan.

Menurut Surat, pengelolaan puluhan embung tersebut berada di bawah tiga kewenangan berbeda, yakni Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, DPUPR Provinsi Jawa Tengah, dan DPUPR Kabupaten Blora.

Baca Juga  Trans Jateng Buka Koridor Baru Magelang-Temanggung pada 2027, Layani Kawasan Gelangmanggung

Pemkab Blora berharap kepastian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera diterbitkan agar pembangunan tiga embung dapat segera dimulai. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga pasokan air irigasi, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *