Mojokerto, Jatimmandiri.id – Harapan dan kecemasan masih dirasakan keluarga Muhammad Suud (41), warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Hingga Senin (14/9/2026) malam, keluarga masih menunggu kabar keberadaan Suud yang menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport V8 yang tenggelam di perairan laut Jawa.
Di rumahnya yang berada di Desa Mojokembang, Wariyeb (63), ayah mertua Suud, bersama anggota keluarga lainnya terus memantau perkembangan proses pencarian korban kapal tersebut.
Informasi terbaru mereka peroleh dari berbagai pemberitaan media maupun media sosial.
Suasana haru terlihat di kediaman keluarga. Mereka masih berharap Suud dapat segera ditemukan setelah insiden tenggelamnya kapal yang membawa sejumlah penumpang tersebut.
”Ini istrinya bersama anaknya dan Pak Lurah yang ikut mantau ke Surabaya,” ungkap Wariyeb ditemui.
Wariyeb menceritakan, menantunya tersebut berangkat menggunakan KM Virgo Transport 8 karena mendapat tugas mengantarkan paket barang menuju Banjarmasin.
Saat itu, Suud berperan sebagai sopir truk yang membawa muatan, sementara perjalanan ditemani oleh Saiful Nurudin (36), warga Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto yang bertugas sebagai kernet.
Keduanya diketahui berangkat dari rumah pada Jumat (11/9/2026). Keberangkatan tersebut juga telah disampaikan Suud kepada istrinya.
”Pamitnya ke istrinya saja, pamitnya bilang mau muat paket ke Kalimantan. Kemarin hari Minggu yang di rumah ngabari waktu saya ziarah di Gunung Tidar ada kapal yang ditumpangi Suud menuju Kalimantan tenggelam. Gitu aja,” kata Wariyeb.
Pihak keluarga kemudian memastikan nama M Suud tercatat dalam daftar manifest penumpang KM Virgo Transport 8.
Keyakinan tersebut semakin kuat setelah mendapatkan informasi bahwa Saiful Nurudin, rekan perjalanan Suud, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke Banjarmasin.
Namun dari keterangan Saiful kepada keluarga, saat kejadian berlangsung keduanya berada dalam kondisi terpisah.
Sampai saat ini, nama Suud belum masuk dalam daftar korban yang telah ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Namanya masih tercatat dalam data manifest sebagai penumpang kapal.
Keluarga pun hanya bisa menunggu kabar sambil terus memanjatkan doa agar Suud segera ditemukan.
”Harapan keluarga, Suud bisa ditemukan dalam keadaan apapun. Mudah-mudahan Allah masih mempertemukan kita dalam keadaan apapun. Itu harapan keluarga,” pungkasnya.












