Makasar, Jatimmandiri.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 resmi bergulir di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin malam (24/8/2026). Menteri Agama RI Nasaruddin Umar membuka langsung ajang dua tahunan yang diikuti aparatur sipil negara dari berbagai daerah dan kementerian/lembaga tersebut.
Jawa Timur ambil bagian dengan mengirimkan 36 peserta terbaik. Kafilah Jatim tampil dalam defile upacara pembukaan dan siap bersaing dalam berbagai cabang perlombaan tingkat nasional.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 diikuti 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah. Peserta berasal dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga negara.
Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah dengan lokasi perlombaan tersebar di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep. Sejumlah venue yang digunakan antara lain Balai Kota Makassar, Mal Pelayanan Publik (MPP) Makassar, dan Asrama Haji Sudiang.
Babak penyisihan berlangsung 25–27 Agustus 2026, dilanjutkan babak final pada 28 Agustus. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada 29 Agustus 2026 di Kabupaten Pangkep.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya kecerdasan spiritual bagi aparatur negara. Menurut dia, nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi fondasi untuk membentuk ASN yang berintegritas sekaligus profesional.
“KORPRI perlu disentuh dengan kekuatan batin spiritual. Terbukti kecerdasan spiritual mampu memberikan motivasi luar biasa, sekaligus keluhuran berpikir. MTQ ini pasti bermanfaat untuk pembinaan karier anggota KORPRI,” tegas Nasaruddin Umar.
Pembukaan turut dihadiri Ketua DWP Kementerian Agama Helmi Halimatul Udhmah, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh, serta Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi.
Kafilah Jawa Timur mendapat pendampingan langsung dari jajaran Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Timur. Wakil Ketua II Dewan Pengurus KORPRI Jatim Anom Surahno dan Wakil Ketua III M. Jazuli turut hadir memastikan kesiapan fisik, mental, serta sportivitas para peserta.
Keikutsertaan 36 delegasi Jatim sekaligus menjadi bagian dari upaya daerah memperkuat kapasitas spiritual aparatur, selain meningkatkan kecakapan dalam menjalankan pelayanan publik.
Mulai babak penyisihan pada Selasa (25/8/2026), seluruh peserta Jatim ditargetkan tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa prestasi bagi Jawa Timur.












