Surabaya, Jatimmandiri.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di panggung internasional melalui bidang seni musik. Libels Voice Youth Choir, kelompok paduan suara yang beranggotakan siswa-siswi SMAN 15 Surabaya, Jawa Timur, berhasil membawa pulang dua medali emas dari ajang Taipei International Choir Competition (TICC) 2026 di Taiwan.
Tak hanya prestasi, penampilan Libels Voice saat membawakan lagu Ikilimikiliklik karya Leioa Kantika Korala juga mencuri perhatian netizen. Video penampilan mereka di panggung kompetisi viral di media sosial. Ekspresi para anggota yang penuh penghayatan, ditambah gerakan tangan dan sorot mata yang kompak, membuat penampilan mereka dinilai unik dan memikat.
Suara lantang konduktor saat memberikan aba-aba berpadu dengan harmonisasi para anggota. Senyum jahil, gerakan tangan seolah menerkam, serta mata berbinar menjadi bagian dari ekspresi yang sengaja dibangun untuk menghidupkan karakter lagu.
“Viral kata orang-orang kayak kuntilanak. Lagu yang kami nyanyikan dari Spanyol judulnya Ikilimilikiklik,” kata konduktor Libels Voice, Achmad Yarziq Mubarak.
Pria yang akrab disapa Aziq itu menjelaskan, lagu tersebut mengangkat kisah ritual khusus yang dipercaya dilakukan para penyihir di kawasan Basque, wilayah perbatasan Spanyol dan Prancis.
“Di daerah sana ada kepercayaan di bulan khusus ada pertemuan antara penyihir dan duyung atau siren. Mereka melakukan ritual bersama di tengah hutan, nanti membuat ramuan-ramuan,” ungkapnya.
Menurut Aziq, membawakan lagu dengan karakter kuat seperti itu membutuhkan keberanian dan kepercayaan diri para siswa. Tantangannya bukan sekadar menghasilkan suara yang baik, tetapi juga menghadirkan ekspresi agar pesan dan karakter lagu dapat tersampaikan kepada penonton.
Sebagai pelatih, Aziq mengaku tidak mudah membangun keberanian para pelajar, terutama ketika mereka harus membawakan lagu dengan karakter yang berbeda dari penampilan paduan suara pada umumnya.
“Lumayan challenging ya, lumayan eh menantang karena memang dengan menyanyikan lagu dengan genre seperti itu kan kita harus bisa meminta adik-adik untuk menghilangkan malunya, yang pertama,” jelas Aziq.
“Kemudian kita harus terus encourage mereka untuk confidence-nya keluar karena kalau nyanyi lagu seperti itu dan setengah-setengah itu tentu akan malah jadi aneh kelihatannya, begitu. Jadi kami kesulitannya lebih ke situ sih,” imbuhnya.
Raih Dua Medali Emas
Penampilan apik Libels Voice di Taiwan sekaligus berbuah prestasi. Mereka berhasil meraih dua medali emas dalam TICC 2026, masing-masing pada kategori Female Choir (B2) dengan nilai 89,83 dan Contemporary Music (C2) dengan nilai 88,62.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan kelompok paduan suara SMAN 15 Surabaya itu melaju ke babak Grand Prix, bersaing dengan sejumlah finalis terbaik pilihan juri internasional. Meski belum keluar sebagai pemenang utama di babak penentuan, keberhasilan menembus Grand Prix menjadi pencapaian tersendiri.
“Kami berkompetisi di Taiwan 29-31 Juli dan kembali ke Surabaya pada Senin kemarin tanggal 3 Agustus. Kami mendapat dua medali kategori female dan contempary music. Kami mendapatkan dukungan penuh dari sekolah,” jelas Aziq.
Kompetisi yang digelar Taipei Philharmonic Foundation tersebut berlangsung pada 28-31 Juli 2026 dan diikuti kelompok paduan suara dari berbagai negara. Ajang itu tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang pertukaran budaya melalui seni suara.
Prestasi di Taiwan bukan pengalaman pertama Libels Voice tampil di ajang internasional. Sebelum berkompetisi di Taipei, kelompok ini juga sempat mengikuti kompetisi di Jepang dan membawa pulang satu medali emas.
Sementara pada Singapore International Choir Festival (SICF) 2025, Libels Voice juga berhasil meraih dua medali emas.
Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan konsistensi para siswa SMAN 15 Surabaya dalam mengembangkan kemampuan di bidang seni paduan suara. Keberhasilan menembus kompetisi internasional sekaligus menjadi pengalaman berharga untuk membangun kemampuan vokal, kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepercayaan diri.
Capaian Libels Voice di Taiwan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat seni dan berani membawa nama Indonesia ke panggung internasional.












