Jateng

Layanan Smart PSC 119 Diperkuat, Penanganan Darurat Warga Grobogan Makin Optimal

×

Layanan Smart PSC 119 Diperkuat, Penanganan Darurat Warga Grobogan Makin Optimal

Sebarkan artikel ini
Bupati Grobogan Setyo Hadi menabuh gong menandai Kick-off Ceremony Program Smart PSC 119.
Example 468x60

Grobogan, Jatimmandiri.id – Masyarakat Kabupaten Grobogan diharapkan segera merasakan manfaat kehadiran Program Smart Public Safety Center (PSC) 119 yang resmi mulai diimplementasikan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Grobogan dengan National IT Industry Promotion Agency (NIPA) Republik Korea dan PT Beomho Korea.

Program hibah internasional tersebut dirancang untuk memperkuat layanan kedaruratan berbasis teknologi sehingga penanganan kecelakaan, kegawatdaruratan medis, maupun situasi darurat lainnya dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bupati Grobogan Setyo Hadi mengatakan, Smart PSC 119 akan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah luasnya wilayah Kabupaten Grobogan yang mencapai sekitar 202 ribu hektare dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa.

“Harapannya masyarakat bisa memperoleh layanan yang lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat,” ujarnya saat Kick-off Ceremony Program Smart PSC 119.

Menurut Setyo Hadi, kebutuhan penguatan layanan darurat semakin mendesak mengingat angka kecelakaan lalu lintas di Grobogan masih tergolong tinggi.

Dalam tiga tahun terakhir, tercatat lebih dari seribu kasus kecelakaan setiap tahunnya dengan ratusan korban meninggal dunia.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga memetakan sedikitnya 25 kawasan rawan kecelakaan, 10 area sangat rawan, 10 titik black spot, dan 38 titik kejadian yang membutuhkan perhatian khusus.

Melalui Smart PSC 119, proses koordinasi antarinstansi diharapkan menjadi lebih efektif.

Sistem ini memungkinkan petugas memperoleh informasi secara cepat, mempercepat pengambilan keputusan, hingga mempersingkat waktu rujukan pasien ke fasilitas kesehatan.

Bagi masyarakat, kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat mempercepat datangnya bantuan saat terjadi kecelakaan lalu lintas, serangan penyakit mendadak, maupun berbagai kondisi yang membutuhkan respons darurat.

Selain meningkatkan aspek keselamatan masyarakat, Smart PSC 119 juga menjadi bagian dari transformasi digital pelayanan publik di Kabupaten Grobogan.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blora dan Baznas Bedah Tiga Rumah Warga

Program ini mendukung terwujudnya pelayanan yang lebih modern, responsif, dan berbasis data sekaligus menjadi langkah menuju pengembangan konsep smart city di Grobogan.

Kerja sama antara Pemkab Grobogan, NIPA Republik Korea, dan PT Beomho Korea ini diharapkan tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memberikan dampak nyata berupa meningkatnya keselamatan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat Grobogan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *