Banyuwangi, Jatimmandiri.id – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono (BHS), resmi melantik Pengurus Cabang (Pengcab) IPSI Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026–2030. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Ahmad Syifa Nailul Wafar.
Prosesi pelantikan digelar di GOR KH. Moh. Ilyas, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (1/8). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa kepengurusan baru diharapkan segera bekerja menjalankan program pembinaan atlet guna meningkatkan prestasi pencak silat Banyuwangi di berbagai ajang kompetisi.
Selain fokus pada peningkatan prestasi, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Menurutnya, para pesilat memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif.
“Kami berharap tidak ada bentrokan atau peristiwa lain yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat. Banyuwangi merupakan salah satu daerah tujuan wisata, sehingga keamanan harus tetap terjaga agar wisatawan merasa nyaman untuk berkunjung,” ujar Bambang Haryo.
Anggota DPR RI tersebut juga mengajak seluruh insan pencak silat untuk bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Banyuwangi.
“Jumlah pesilat yang cukup besar di Banyuwangi diharapkan dapat menjadi kekuatan positif dalam menjaga kondusivitas bersama TNI dan Polri,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet, Bambang Haryo turut menyerahkan bantuan sarana latihan berupa samsak dan body protector kepada Pengcab IPSI Banyuwangi.
Sementara itu, Ketua Pengcab IPSI Banyuwangi, Ahmad Syifa Nailul Wafar, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru telah menyusun sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah memperkuat hubungan antarpaguron melalui kegiatan anjangsana yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
“Kami akan mengunjungi setiap perguruan secara bergiliran sebagai wadah silaturahmi dan konsolidasi. Dengan sering bertemu, berdiskusi, dan membangun komunikasi, kami optimistis kondusivitas di Banyuwangi dapat terus terjaga,” ujar pria yang akrab disapa Gus Syifa.
Selain membangun keharmonisan antarpaguron, IPSI Banyuwangi juga berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu meraih prestasi lebih baik pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Melalui program pembinaan yang terarah dan kolaborasi seluruh perguruan pencak silat, Pengcab IPSI Banyuwangi optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat persatuan di kalangan insan pencak silat di Kabupaten Banyuwangi.






