Jogja

Kemenpar Kenalkan Wisata Yogyakarta kepada Agen Singapura

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Kemenpar Kenalkan Wisata Yogyakarta kepada Agen Singapura

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Yogyakarta, Jatim Mandiri – Kementerian Pariwisata mempromosikan destinasi dan atraksi wisata di DI Yogyakarta kepada agen perjalanan asal Singapura melalui familiarization trip (famtrip). Kegiatan selama lima hari ini berlangsung pada 28 September hingga 2 Oktober 2026. Peserta diajak mengenal potensi wisata setempat sebagai bahan untuk menyusun paket perjalanan bagi pasar Singapura.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan famtrip membantu agen melihat pengalaman wisata yang bisa ditawarkan kepada calon wisatawan. “Melalui famtrip ini, kami membantu para agen perjalanan Singapura meracik paket wisata berkualitas yang sesuai dengan minat pasar mereka, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat regional,” kata Made.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Pariwisata menghadirkan pariwisata bernilai tinggi dan mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara yang ditetapkan pemerintah untuk 2026. Pengenalan langsung destinasi diharapkan memberi peserta gambaran mengenai pengalaman yang dapat dirangkai menjadi produk perjalanan.

Agenda peserta memadukan wisata kebugaran, alam, dan kuliner. Pengalaman dibuka dengan relaksasi kebugaran khas di Garrya Bianti. Berikutnya, peserta menyaksikan matahari terbit dengan latar Candi Borobudur dari Dagi Abhinaya. Rangkaian tersebut memperkenalkan sisi Yogyakarta yang menawarkan kegiatan relaksasi sekaligus kunjungan ke destinasi bersejarah.

Eksplorasi kuliner menjadi bagian lain dari perjalanan. Peserta mengikuti pengalaman gastronomi di Dagi Abhinaya dan Omah Kecebong. Agenda juga mencakup jamuan makan malam Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) di Mediterranea Restaurant by Kamil. Rangkaian ini memperkenalkan sajian dan pengalaman kuliner sebagai bagian dari potensi wisata yang dapat masuk dalam paket perjalanan.

Kemenpar menyebut tren wisatawan Singapura semakin mengarah pada liburan yang menawarkan relaksasi jiwa dan raga serta eksplorasi kuliner autentik. Menurut Made, Yogyakarta memiliki keunggulan komparatif pada kedua segmen itu, mulai dari tradisi kebugaran berbasis kearifan lokal hingga kekayaan warisan kuliner Nusantara.

Baca Juga  DPP Kulon Progo Kawal Tanam Bawang Merah di Sentolo, Luasnya Capai 220 Hektare

Melalui agenda tersebut, para pembuat paket wisata asal Singapura diajak melihat dan merasakan langsung potensi wisata kebugaran serta kuliner khas Yogyakarta. Pengalaman selama famtrip diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk menyusun dan menjual paket wisata yang sesuai dengan minat masyarakat Singapura.

Kegiatan ditutup dengan sesi table top di Hotel Tentrem. Sesi ini membuka peluang kerja sama bisnis secara langsung antara agen perjalanan peserta dan pelaku industri pariwisata Yogyakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kedua pihak untuk menjajaki hubungan usaha setelah peserta mengenal sejumlah pengalaman wisata di wilayah itu.

Famtrip terlaksana melalui kolaborasi Kemenpar dengan Garuda Indonesia dan Hotel Tentrem, serta mendapat dukungan InJourney, Bale Raos, dan Plataran Borobudur. Made menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai keterlibatan pemerintah, maskapai, dan pelaku industri pariwisata mendukung promosi destinasi kepada pasar regional.

“Melalui sinergi kuat antara pemerintah, maskapai penerbangan, dan para pelaku industri pariwisata, Kementerian Pariwisata terus berkomitmen mempromosikan destinasi unggulan secara efektif demi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional,” ujar Made. Melalui promosi dan pertemuan bisnis, Kemenpar memperkenalkan Yogyakarta kepada agen Singapura sekaligus membuka peluang penyusunan paket wisata dari pengalaman yang mereka ikuti langsung.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *