Jatimmandiri.id – Turnamen badminton Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) dan Bupati Open 2026 resmi dimulai di Lamongan Sport Center, Kamis (6/8/2026).
Turnamen yang dibuka langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tersebut berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Ajang ini diikuti 1.012 peserta yang tidak hanya berasal dari Lamongan, tetapi juga sejumlah daerah lain, seperti Surabaya, Banyuwangi, Solo, Yogyakarta, Klaten, dan daerah lainnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, Kejurkab dan Bupati Open 2026 menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga bulu tangkis di Lamongan.
Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para atlet, tetapi juga menjadi sarana untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet berprestasi.
“Ini menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet berprestasi sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi para atlet badminton. Kompetisi seperti ini harus terus kita dorong agar lahir prestasi yang lebih besar,” ujar Pak Yes.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga pembinaan atlet bulu tangkis di Kabupaten Lamongan semakin berkembang.
Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus menjaring atlet-atlet potensial.
“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan dan penjaringan bibit atlet berkualitas. Selain meningkatkan prestasi, kami ingin menanamkan sportivitas dan disiplin kepada para atlet,” jelas Dirham.
Kejurkab dan Bupati Open 2026 digelar selama sembilan hari dengan mempertandingkan sebanyak 38 nomor.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 nomor dipertandingkan dalam Kejurkab, sedangkan 20 nomor lainnya merupakan kategori Bupati Open.
Tingginya jumlah peserta dan banyaknya nomor yang dipertandingkan menunjukkan antusiasme terhadap olahraga bulu tangkis di Lamongan dan daerah sekitarnya.
Selain menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet, turnamen ini juga menawarkan total hadiah sebesar Rp115 juta. Besarnya hadiah tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi peserta untuk tampil maksimal dan bersaing secara sportif.
Melalui Kejurkab dan Bupati Open 2026, diharapkan semakin banyak atlet muda potensial yang muncul dan mampu mengharumkan nama Lamongan, baik di tingkat regional maupun nasional.












