Blora, Jatimmandiri.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Blora menghadirkan momen penuh haru. Seorang bayi laki-laki yang lahir tepat pada 1 Juli 2026 mendapat perhatian khusus dari Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, dengan kunjungan langsung ke rumah sakit tempat bayi tersebut dilahirkan.
Kunjungan berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Kunduran, Rabu (1/7/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolres didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol dr. M. Ardi Wibawa, Sp.PD., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Blora.
Bayi yang diberi nama Alfarezel Shaka Abizefa merupakan putra pasangan Solikin dan Putri, warga Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Shaka lahir dalam kondisi sehat melalui proses persalinan yang berjalan lancar pada pukul 08.15 WIB.
Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat
Dalam kunjungannya, AKBP Wawan Andi Susanto menyampaikan ucapan selamat kepada kedua orang tua bayi sekaligus menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas kelahiran sang buah hati yang bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Kapolres, momentum tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus bentuk perhatian kepada keluarga yang tengah berbahagia.
“Kami turut berbahagia atas kelahiran bayi Shaka. Semoga ia tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta memiliki kesempatan menjadi anggota Polri yang tangguh, berani, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.
Orang Tua Mengaku Terharu
Perhatian yang diberikan Kapolres Blora membuat pasangan Solikin dan Putri merasa terharu. Mereka mengaku tidak menyangka kelahiran putra pertama mereka akan mendapat kunjungan langsung dari pimpinan Polres Blora.
Bagi keluarga tersebut, momen ini menjadi kenangan istimewa yang akan selalu dikenang, terlebih karena sang buah hati lahir bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polres Blora dalam memperingati Hari Bhayangkara, sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan masyarakat.












