Sportainment

Kalah dari Ekuador, Jerman Tetap Juara Grup

×

Kalah dari Ekuador, Jerman Tetap Juara Grup

Sebarkan artikel ini
Ekuador memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bangkit mengalahkan Jerman 2-1. Gonzalo Plata menjadi pahlawan kemenangan lewat gol pada menit ke-77.
Example 468x60

Jatimmandiri.id– Timnas Ekuador menciptakan kejutan pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 usai menundukkan Jerman dengan skor 2-1, Kamis (26/6/2026).

Kemenangan dramatis tersebut memastikan La Tri melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Meski sudah memastikan diri lolos sebelum pertandingan dimulai, Jerman tetap membuka keunggulan sangat cepat.

Baru berjalan dua menit, Leroy Sané sukses membobol gawang Ekuador dan membawa Der Panzer unggul 1-0.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama.

Pada menit kesembilan, Nilson Angulo memanfaatkan kesalahan lini tengah Jerman untuk mencetak gol penyeimbang. Gol tersebut menjadi gol pertama Ekuador di turnamen ini.

Momentum kemenangan Ekuador hadir pada menit ke-77.

Berawal dari sepak pojok Pedro Vite yang disambut sundulan Kevin Rodríguez, bola mengarah ke depan gawang.

Saat kiper Manuel Neuer berusaha mengamankan bola, Gonzalo Plata lebih sigap menyodorkan kaki kirinya sehingga bola meluncur ke dalam gawang.

Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan 2-1 bagi Ekuador.

Plata sebelumnya sempat mengalami benturan di kepala pada proses gol pembuka Jerman. Meski demikian, ia mampu bangkit dan menjadi penentu kemenangan timnya.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Ekuador atas tim asal Eropa dalam pertandingan resmi sejak 2013.

Dengan koleksi empat poin, Ekuador menutup fase grup di peringkat ketiga, di bawah Jerman dan Pantai Gading.

Raihan tersebut cukup untuk membawa mereka lolos ke fase gugur sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Keberhasilan ini juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Ekuador. Mereka kembali menembus babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2006.

Sementara itu, kekalahan ini mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun Jerman.

Baca Juga  Piala Dunia Datang, Dompet Meradang

Meski kalah, tim asuhan Der Panzer tetap finis sebagai juara Grup E dan akan tampil pada babak 32 besar di Foxborough, Massachusetts, Senin mendatang. Calon lawannya diperkirakan berasal dari Paraguay, Australia, atau Swedia.

Dari sisi statistik, performa lini pertahanan Jerman kembali menjadi sorotan.

Manuel Neuer tercatat sudah kebobolan empat gol sepanjang turnamen, lebih banyak dibandingkan jumlah penyelamatan yang ia lakukan, yakni tiga kali.

Selain itu, Jerman kini selalu kebobolan dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun, menyamai rekor terburuk mereka sepanjang sejarah turnamen.

Pertandingan juga diwarnai keputusan kontroversial wasit asal Amerika Serikat, Tori Penso.

Pada awal babak kedua, Jerman sempat mendapatkan hadiah penalti setelah Kai Havertz dijatuhkan Joel Ordóñez.

Namun setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut dibatalkan karena Leroy Sané lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Pedro Vite dalam proses serangan.

Laga yang berlangsung di MetLife Stadium itu disaksikan 80.663 penonton.

FIFA mencatat total kehadiran penonton Piala Dunia 2026 kini telah mencapai lebih dari 3,6 juta orang, melampaui rekor jumlah penonton Piala Dunia 1994 yang juga digelar di Amerika Serikat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *