Jateng

KAI Jateng Dorong Bantuan Hukum Gratis, Fokus Program Kemanusiaan untuk Warga Kurang Mampu

×

KAI Jateng Dorong Bantuan Hukum Gratis, Fokus Program Kemanusiaan untuk Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Pengurus Kongres Advokat Indonesia (KAI) DPD Jawa Tengah saat mengikuti kegiatan sarasehan di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/6/2026).Foto: Istimewa.
Example 468x60

Sragen, Jatimmandiri.id- Kongres Advokat Indonesia (KAI) DPD Jawa Tengah terus memperkuat perannya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Salah satu program prioritas yang kini digencarkan adalah pemberian bantuan hukum serta pendampingan secara gratis bagi warga kurang mampu.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan sarasehan yang digelar di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/6/2026).

Forum ini dihadiri oleh perwakilan pengurus DPC KAI dari berbagai daerah di Jawa Tengah sebagai wadah untuk merumuskan arah kebijakan organisasi serta program kerja yang berorientasi pada kepentingan publik.

Ketua KAI DPD Jawa Tengah, Asri Purwanti, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sejumlah program berbasis kemanusiaan.

Ia menyebut profesi advokat tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat memperoleh keadilan.

“Program utama yang kami dorong adalah bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kami ingin memastikan setiap warga memiliki hak yang sama dalam mendapatkan perlindungan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini sejumlah perkara yang melibatkan masyarakat telah mendapatkan pendampingan dari advokat KAI sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan hukum yang dihadapi warga, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, KAI juga menyoroti kasus dugaan kekerasan di lingkungan sekolah di Kabupaten Sragen yang mengakibatkan seorang siswa meninggal dunia.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Asri menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan.

Ia juga berharap proses hukum yang berjalan dapat memberikan rasa keadilan serta perlindungan terhadap hak-hak korban.

“Kejadian ini harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang. Yang terpenting adalah keadilan dapat ditegakkan dan korban mendapatkan perlindungan yang layak,” tegasnya.

Baca Juga  Sound The Shit Bikin Bukan Telenovela, Ubah Luka Jadi Ledakan Musik

Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan hukum apabila menghadapi persoalan.

Menurutnya, organisasi advokat harus hadir sebagai jembatan bagi masyarakat dalam memperoleh kepastian hukum.

Selain itu, Asri mengingatkan seluruh anggota KAI untuk selalu menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Integritas, kompetensi, serta kepatuhan terhadap kode etik menjadi landasan utama bagi setiap advokat.

Dalam forum tersebut, KAI DPD Jawa Tengah juga mendorong penguatan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga media massa.

Kolaborasi dinilai penting untuk meningkatkan edukasi hukum serta membantu penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Melalui program-program yang tengah disiapkan, KAI DPD Jawa Tengah berharap dapat menjadi organisasi advokat yang tidak hanya berperan di ruang sidang, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat dalam memperjuangkan keadilan dan meningkatkan kesadaran hukum.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *