Kota Besar

Jumat Berkah: Scroll Terus atau Istighfar Dulu ?

Penulis: Ferry Is Mirza (FIM)Editor: Eko Yudiono
×

Jumat Berkah: Scroll Terus atau Istighfar Dulu ?

Sebarkan artikel ini
Penulis Ferry Is Mirza (FIM) Sekertaris DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, referensi tafsir Alquran.
Example 468x60

Oleh: Ferry Is Mirza (FIM)

Sekertaris DKP Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, referensi tafsir Alquran.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di zaman sekarang, satu kebiasaan yang hampir tidak bisa lepas dari kita adalah scroll, membuka media sosial, melihat video, membaca konten tanpa henti.
Bangun tidur, yang pertama dilihat HP.
Sebelum tidur, yang terakhir dipegang juga HP. Tidak salah menggunakan teknologi.

Namun yang perlu kita renungkan adalah:
* berapa banyak waktu kita habis untuk scroll, dan
* berapa banyak waktu kita gunakan untuk mengingat Allah Wa Ta’ala?

Allah Wa Ta’ala berfirman:
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS.Adz-Dzariyat:56)

Artinya, tujuan hidup kita bukan sekadar menikmati dunia, tapi beribadah kepada Allah.
Hadirin yang dirahmati Allah Wa Ta’ala.

Scroll itu seringkali tanpa sadar:
* 5 menit jadi 1 jam
* 1 jam jadi lupa waktu
* Lupa shalat, lupa dzikir, bahkan lupa diri
Padahal, waktu yang kita miliki sangat terbatas.

Allah Wa Ta’ala mengingatkan:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar- benar dalam kerugian…”
(QS. Al-‘Asr: 1-2)

Kerugian terbesar bukan karena kehilangan uang, tapi karena kehilangan waktu yang tidak bisa kembali.

Mari kita bandingkan :

Scroll terus:
* Hati makin gelisah
* Pikiran penuh hal tidak penting
* Waktu habis tanpa nilai ibadah

Istighfar :
* Hati menjadi tenang
* Dosa diampuni
* Hidup menjadi lebih ringan

Rasulallah Shalallahu Alaihi Wasallam sendiri, yang sudah dijamin dosanya, tetap beristighfar lebih dari 70 kali sehari. Lalu bagaimana dengan kita ?

Mari kita ubah kebiasaan kecil kita:
* Sebelum scroll, istighfar dulu
* Di sela-sela aktivitas, ingat Allah Wa Ta’ala dulu
* Tidak harus langsung berubah besar, cukup mulai dari yang sederhana “Astaghfirullah”

Karena bisa jadi, satu istighfar yang kita ucapkan lebih bernilai daripada berjam-jam scroll tanpa makna.
In syaa Allah, Allah Wa Ta’ala menjadikan kita hamba yang pandai menjaga waktu dan selalu ingat kepada-Nya.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Gelar AIS 2025, 22 Perusahaan Terbaik Raih Penghargaan Investasi

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *